Pages

Hosting

Big on Hosting. Unlimited Space & Unlimited Bandwidth

Saturday, September 26, 2026

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.
   
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
  Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur: Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.
Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal. Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang. Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara. Imbauan dan Komitmen Layanan Sesuai dengan semangat "Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat", Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering. Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.  
https://detik.in/2026/09/26/ditpolairud-polda-sulut-gerak-cepat-padamkan-karhutla-di-daerah-bitung/?feed_id=195875&_unique_id=6ab80aec4bf16

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Demi Padamkan Karhutla di Bitung

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Demi Padamkan Karhutla di Bitung

Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.
   
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
  Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur: Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.
Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal. Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang. Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara. Imbauan dan Komitmen Layanan Sesuai dengan semangat "Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat", Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering. Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.  
https://halodunia.net/ditpolairud-polda-sulut-gerak-cepat-demi-padamkan-karhutla-di-bitung/?feed_id=313928&_unique_id=6ab7f6272cac5

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.
   
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
  Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur: Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.
Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal. Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang. Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara. Imbauan dan Komitmen Layanan Sesuai dengan semangat "Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat", Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering. Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.  
https://halodunia.net/ditpolairud-polda-sulut-gerak-cepat-padamkan-karhutla-di-daerah-bitung-2/?feed_id=313733&_unique_id=6ab7f27b44434

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.
   
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
  Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur: Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.
Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal. Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang. Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara. Imbauan dan Komitmen Layanan Sesuai dengan semangat "Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat", Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering. Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.  
https://halodunia.net/ditpolairud-polda-sulut-gerak-cepat-padamkan-karhutla-di-daerah-bitung/?feed_id=313538&_unique_id=6ab7ef1b86124

Friday, September 25, 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
  Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026. Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK. “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur. Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya. “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya. Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan. “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya. Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B. “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.” Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.
https://detik.in/2026/09/25/polda-metro-jaya-kerahkan-3-852-personel-amankan-fifa-asean-cup-2026-2/?feed_id=195095&_unique_id=6ab6b1fc7d1da

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
  Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026. Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK. “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur. Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya. “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya. Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan. “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya. Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B. “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.” Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.
https://detik.in/2026/09/25/polda-metro-jaya-kerahkan-3-852-personel-amankan-fifa-asean-cup-2026/?feed_id=195017&_unique_id=6ab6ae87948f3

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
  Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026. Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK. “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur. Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya. “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya. Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan. “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya. Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B. “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.” Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.
https://halodunia.net/polda-metro-jaya-kerahkan-3-852-personel-amankan-fifa-asean-cup-2026-2/?feed_id=310418&_unique_id=6ab6962e377ab

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.852 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
  Polda Metro Jaya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pengamanan juga mencakup rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dalam rangkaian Operasi Garuda Bhakti 2026. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi rangkaian pertandingan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, dengan lokasi pertandingan di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. “Pada hari ini ada dua pertandingan. Pertama jam 16.00 sore hari antara Bangladesh melawan Malaysia. Pada pukul 20.00 WIB kita saksikan barusan sudah kick-off antara Indonesia melawan Singapura,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat, 25 September 2026. Menurut Budi, ribuan personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengamankan pertandingan, tetapi juga mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar SUGBK. “Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, sebanyak 3.852 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno. Dari 3.852 personel tersebut juga terkait tentang rekayasa lalu lintas dan berada di sekitar Gelora Bung Karno,” lanjutnya. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi dan kolaborasi antara petugas dan panitia pelaksana. Seluruh personel diarahkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan terukur. Personel pengamanan juga tidak diperbolehkan membawa senjata api. Ketentuan tersebut sesuai dengan direktif Kapolda Metro Jaya. “Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno dilakukan rekayasa lalu lintas sehingga ini sifatnya juga situasional. Kami memohon maaf kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas apabila dalam perjalanan, mobilitas sedikit terganggu dengan adanya agenda kegiatan di Gelora Bung Karno,” terangnya. Polda Metro Jaya mengimbau penonton datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar stadion. Pengunjung juga diminta tidak membawa barang yang dapat membahayakan selama berada di lokasi pertandingan. “Tidak membawa barang-barang ataupun benda-benda yang dapat membahayakan seperti senjata tajam, barang yang mudah meledak, ataupun barang lainnya. Serta sudah disiapkan beberapa titik kantong-kantong parkir, dapat dilihat di akun Instagram resmi Polda Metro Jaya dan TMC Polda Metro Jaya,” lanjutnya. Budi berharap rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung aman dan tertib. Turnamen tersebut diikuti delapan negara yang terbagi dalam Grup A dan Grup B. “Untuk harapan semua bahwa akan ada rangkaian-rangkaian pertandingan. Sementara pertandingan ini ada dua grup; Grup A empat negara dan Grup B empat negara. Akan melaksanakan pertandingan selanjutnya Indonesia melawan Malaysia di hari Senin, begitu juga Indonesia melawan Bangladesh di hari berikutnya.” Ia juga mengajak masyarakat menjadikan rangkaian pertandingan tersebut sebagai hiburan sekaligus memberikan dukungan kepada tim nasional Indonesia.
https://halodunia.net/polda-metro-jaya-kerahkan-3-852-personel-amankan-fifa-asean-cup-2026/?feed_id=310223&_unique_id=6ab692ec18574

Thursday, September 24, 2026

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan Sebanyak 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan
Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi buruh pada Rabu, (24/9/2026).
Ribuan personel merupakan gabungan dari Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR).
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.
Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya)/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci penempatan personel meliputi Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPMS) 8.914 personel, Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) 2.055 personel, Penegakan Hukum (Gakkum) 1.841 personel. Selanjutnya Siaga Markas Polda (Mapolda) 600 personel, Tim Patroli Wilayah 412 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 296 personel, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Danantara 197 personel, Semanggi 140 personel, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pengadilan Tinggi 102 personel, patroli pengawalan unjuk rasa 62 personel, serta Pejabat Utama (PJU) penanggung jawab 33 personel.
“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Budi menegaskan seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.
https://detik.in/2026/09/24/kawal-aksi-demo-buruh-polda-metro-jaya-kerahkan-sebanyak-26-386-personel-gabungan/?feed_id=193067&_unique_id=6ab51a053d822

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan
Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi buruh pada Rabu, (24/9/2026).
Ribuan personel merupakan gabungan dari Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR).
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.
Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya)/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci penempatan personel meliputi Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPMS) 8.914 personel, Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) 2.055 personel, Penegakan Hukum (Gakkum) 1.841 personel. Selanjutnya Siaga Markas Polda (Mapolda) 600 personel, Tim Patroli Wilayah 412 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 296 personel, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Danantara 197 personel, Semanggi 140 personel, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pengadilan Tinggi 102 personel, patroli pengawalan unjuk rasa 62 personel, serta Pejabat Utama (PJU) penanggung jawab 33 personel.
“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Budi menegaskan seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.
https://detik.in/2026/09/24/kawal-aksi-demo-buruh-polda-metro-jaya-kerahkan-26-386-personel-gabungan/?feed_id=192989&_unique_id=6ab516c3afa5c