Pages

Hosting

Big on Hosting. Unlimited Space & Unlimited Bandwidth

Tuesday, July 14, 2026

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di Jakabaring, Palembang, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan itu, Sandi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, Kabid Propam, serta Kabid Humas. Rombongan disambut Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana bersama Wakil Kepala Kejati dan para asisten. Sandi mengatakan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan. [embed]https://youtube.com/shorts/GTwSSogYMvY?si=g7EAfTJfA9w53Z2e[/embed] "Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," ujar Sandi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyebut pertemuan tersebut menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi penegakan hukum. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman melalui koordinasi yang solid antaraparat penegak hukum. "Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid," tuturnya. "Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," ujar Nandang. Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan "Nyago Bumi Sriwijaya", kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai. https://detik.in/2026/07/15/kapolda-sumsel-perkuat-barisan-penegak-hukum-silaturahmi-ke-kejati-2/?feed_id=111323&_unique_id=6a56b5396ca40

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di Jakabaring, Palembang, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan itu, Sandi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, Kabid Propam, serta Kabid Humas. Rombongan disambut Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana bersama Wakil Kepala Kejati dan para asisten. Sandi mengatakan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan. [embed]https://youtube.com/shorts/GTwSSogYMvY?si=g7EAfTJfA9w53Z2e[/embed] "Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," ujar Sandi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyebut pertemuan tersebut menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi penegakan hukum. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman melalui koordinasi yang solid antaraparat penegak hukum. "Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid," tuturnya. "Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," ujar Nandang. Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan "Nyago Bumi Sriwijaya", kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai. https://detik.in/2026/07/15/kapolda-sumsel-perkuat-barisan-penegak-hukum-silaturahmi-ke-kejati/?feed_id=111245&_unique_id=6a56b1e3397d9

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat 'Nyago Bumi Sriwijaya'

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat 'Nyago Bumi Sriwijaya' Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di Jakabaring, Palembang, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan itu, Sandi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, Kabid Propam, serta Kabid Humas. Rombongan disambut Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana bersama Wakil Kepala Kejati dan para asisten. Sandi mengatakan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan. [embed]https://youtube.com/shorts/GTwSSogYMvY?si=g7EAfTJfA9w53Z2e[/embed] "Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," ujar Sandi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyebut pertemuan tersebut menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi penegakan hukum. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman melalui koordinasi yang solid antaraparat penegak hukum. "Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid," tuturnya. "Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," ujar Nandang. Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan "Nyago Bumi Sriwijaya", kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai. https://detik.in/2026/07/15/kapolda-sumsel-silaturahmi-ke-kejati-perkuat-nyago-bumi-sriwijaya-2/?feed_id=111167&_unique_id=6a56ad197ab2c

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat 'Nyago Bumi Sriwijaya'

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat 'Nyago Bumi Sriwijaya' Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di Jakabaring, Palembang, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan itu, Sandi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, Kabid Propam, serta Kabid Humas. Rombongan disambut Kepala Kejati Sumsel Ketut Sumedana bersama Wakil Kepala Kejati dan para asisten. Sandi mengatakan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan. [embed]https://youtube.com/shorts/GTwSSogYMvY?si=g7EAfTJfA9w53Z2e[/embed] "Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," ujar Sandi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyebut pertemuan tersebut menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi penegakan hukum. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman melalui koordinasi yang solid antaraparat penegak hukum. "Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid," tuturnya. "Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," ujar Nandang. Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan "Nyago Bumi Sriwijaya", kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai. https://detik.in/2026/07/15/kapolda-sumsel-silaturahmi-ke-kejati-perkuat-nyago-bumi-sriwijaya/?feed_id=111089&_unique_id=6a569cbb6b196

Sunday, July 12, 2026

Kapolda Sumsel Beserta Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Kapolda Sumsel Beserta Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Palembang – Polda Sumatera Selatan menggelar Sumsel Bhayangkara Run 2026 di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (12/7/2026). Selain diikuti oleh 8.035 pelari, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan yang hadir langsung menyapa masyarakat. Sejak pagi, Kapolda Sumsel bersama unsur Forkopimda tampak berbaur dengan para peserta di area flag off. Para pimpinan daerah secara bersama-sama memberikan semangat sekaligus melepas peserta yang mengikuti kategori 21K, 10K, dan 5K. Suasana semakin semarak setelah Gubernur Sumatera Selatan bergabung bersama ribuan peserta usai perlombaan. Kehadiran Gubernur melengkapi kebersamaan Forkopimda yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di lokasi kegiatan. Kabid Humas Polda Sumsel mengatakan, kehadiran para pimpinan daerah dalam ajang tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi juga membawa pesan penting tentang sinergi dan kebersamaan. "Pesan utamanya adalah sinergitas dan kebersamaan. Olahraga lari ini mengajarkan sportivitas dan kesetaraan, di mana semua orang dari berbagai latar belakang berada di tempat yang sama. Melalui event ini, kita bisa melihat langsung betapa solidnya jajaran Forkopimda di Sumatera Selatan. Pimpinan daerah dan masyarakat membaur menjadi satu," ujar Kabid Humas Polda Sumsel usai acara. Ia menambahkan, kekompakan Forkopimda Sumatera Selatan juga tercermin melalui dukungan dan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah. "Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bapak Gubernur dan jajaran Forkopimda sangat luar biasa. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap warganya. Kami ingin memastikan bahwa di momen perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kebahagiaan dan semangat persatuan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tegas Kabid Humas. Melalui keberhasilan penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Polri berharap sinergi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan guna menjaga situasi yang kondusif, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung kemajuan pembangunan di Sumatera Selatan.
https://detik.in/2026/07/12/kapolda-sumsel-beserta-forkopimda-sambut-ribuan-peserta-sumsel-bhayangkara-run-2026-perkuat-sinergi-untuk-kemajuan-daerah/?feed_id=110153&_unique_id=6a53a6fb561cb

Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Palembang – Polda Sumatera Selatan menggelar Sumsel Bhayangkara Run 2026 di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (12/7/2026). Selain diikuti oleh 8.035 pelari, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan yang hadir langsung menyapa masyarakat. Sejak pagi, Kapolda Sumsel bersama unsur Forkopimda tampak berbaur dengan para peserta di area flag off. Para pimpinan daerah secara bersama-sama memberikan semangat sekaligus melepas peserta yang mengikuti kategori 21K, 10K, dan 5K. Suasana semakin semarak setelah Gubernur Sumatera Selatan bergabung bersama ribuan peserta usai perlombaan. Kehadiran Gubernur melengkapi kebersamaan Forkopimda yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di lokasi kegiatan. Kabid Humas Polda Sumsel mengatakan, kehadiran para pimpinan daerah dalam ajang tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi juga membawa pesan penting tentang sinergi dan kebersamaan. "Pesan utamanya adalah sinergitas dan kebersamaan. Olahraga lari ini mengajarkan sportivitas dan kesetaraan, di mana semua orang dari berbagai latar belakang berada di tempat yang sama. Melalui event ini, kita bisa melihat langsung betapa solidnya jajaran Forkopimda di Sumatera Selatan. Pimpinan daerah dan masyarakat membaur menjadi satu," ujar Kabid Humas Polda Sumsel usai acara. Ia menambahkan, kekompakan Forkopimda Sumatera Selatan juga tercermin melalui dukungan dan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah. "Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bapak Gubernur dan jajaran Forkopimda sangat luar biasa. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap warganya. Kami ingin memastikan bahwa di momen perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kebahagiaan dan semangat persatuan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tegas Kabid Humas. Melalui keberhasilan penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Polri berharap sinergi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan guna menjaga situasi yang kondusif, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung kemajuan pembangunan di Sumatera Selatan.
https://detik.in/2026/07/12/kapolda-sumsel-dan-forkopimda-sambut-ribuan-peserta-sumsel-bhayangkara-run-2026-perkuat-sinergi-untuk-kemajuan-daerah-2/?feed_id=110075&_unique_id=6a53a3941a750

Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sambut Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Palembang – Polda Sumatera Selatan menggelar Sumsel Bhayangkara Run 2026 di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (12/7/2026). Selain diikuti oleh 8.035 pelari, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan yang hadir langsung menyapa masyarakat. Sejak pagi, Kapolda Sumsel bersama unsur Forkopimda tampak berbaur dengan para peserta di area flag off. Para pimpinan daerah secara bersama-sama memberikan semangat sekaligus melepas peserta yang mengikuti kategori 21K, 10K, dan 5K. Suasana semakin semarak setelah Gubernur Sumatera Selatan bergabung bersama ribuan peserta usai perlombaan. Kehadiran Gubernur melengkapi kebersamaan Forkopimda yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di lokasi kegiatan. Kabid Humas Polda Sumsel mengatakan, kehadiran para pimpinan daerah dalam ajang tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi juga membawa pesan penting tentang sinergi dan kebersamaan. "Pesan utamanya adalah sinergitas dan kebersamaan. Olahraga lari ini mengajarkan sportivitas dan kesetaraan, di mana semua orang dari berbagai latar belakang berada di tempat yang sama. Melalui event ini, kita bisa melihat langsung betapa solidnya jajaran Forkopimda di Sumatera Selatan. Pimpinan daerah dan masyarakat membaur menjadi satu," ujar Kabid Humas Polda Sumsel usai acara. Ia menambahkan, kekompakan Forkopimda Sumatera Selatan juga tercermin melalui dukungan dan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah. "Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bapak Gubernur dan jajaran Forkopimda sangat luar biasa. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap warganya. Kami ingin memastikan bahwa di momen perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kebahagiaan dan semangat persatuan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tegas Kabid Humas. Melalui keberhasilan penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Polri berharap sinergi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan guna menjaga situasi yang kondusif, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung kemajuan pembangunan di Sumatera Selatan.
https://detik.in/2026/07/12/kapolda-sumsel-dan-forkopimda-sambut-ribuan-peserta-sumsel-bhayangkara-run-2026-perkuat-sinergi-untuk-kemajuan-daerah/?feed_id=109997&_unique_id=6a538c723167a

Friday, July 10, 2026

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Pengakuan jampidsus atas kepemilikan rumah pribadi di sentul yang baru saja dilakukan TKP oleh tim kortastipikor dan polda metro jaya dengan melakukan tindakan upaya paksa penggeledahan dan penyitaan berupa temuan yang menggegerkan publik 74 kg emas dan uang ratusan milyar merupakan fakta hukum adanya penyimpangan hukum abuse of power oleh aparat penegak hukum yang tidak memiliki alasan pembenaran apapun dan tidak terdapat landasan hukum apapun yang membenarkan seorang pejabat tinggi penegak hukum menyimpan dan menutupi adanya uang dan emas yang jumlahnya sangat fantastis yang tidak wajar. Tindakan tersebut merupakan kejahatan hukum yang wajib dimintai pertanggungjawabannya. Kondisi yang memprihatinkan ini perlu mendesak jampidsus dengan gentleman mundur atau diberhentikan secara tidak hormat. Dan negara hukum tidak boleh pandang bulu dalam menegakan hukum meskipun pelakunya adalah aparat penegak hukum. https://detik.in/2026/07/10/pakar-hukum-temuan-74-kg-emas-cukup-jadi-alasan-kuat-jampidsus-mundur/?feed_id=109217&_unique_id=6a511fa8a2e67

Pakar hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi Sarankan jampidsus mundur atau diberhentikan secara tidak hormat.

Pakar hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi Sarankan jampidsus mundur atau diberhentikan secara tidak hormat. Pengakuan jampidsus atas kepemilikan rumah pribadi di sentul yang baru saja dilakukan TKP oleh tim kortastipikor dan polda metro jaya dengan melakukan tindakan upaya paksa penggeledahan dan penyitaan berupa temuan yang menggegerkan publik 74 kg emas dan uang ratusan milyar merupakan fakta hukum adanya penyimpangan hukum abuse of power oleh aparat penegak hukum yang tidak memiliki alasan pembenaran apapun dan tidak terdapat landasan hukum apapun yang membenarkan seorang pejabat tinggi penegak hukum menyimpan dan menutupi adanya uang dan emas yang jumlahnya sangat fantastis yang tidak wajar. Tindakan tersebut merupakan kejahatan hukum yang wajib dimintai pertanggungjawabannya. Kondisi yang memprihatinkan ini perlu mendesak jampidsus dengan gentleman mundur atau diberhentikan secara tidak hormat. Dan negara hukum tidak boleh pandang bulu dalam menegakan hukum meskipun pelakunya adalah aparat penegak hukum. https://detik.in/2026/07/10/pakar-hukum-tata-negara-muhammad-rullyandi-sarankan-jampidsus-mundur-atau-diberhentikan-secara-tidak-hormat/?feed_id=109139&_unique_id=6a511bc76fa0f

Pakar hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi desak jampidsus mundur atau diberhentikan secara tidak hormat.

Pakar hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi desak jampidsus mundur atau diberhentikan secara tidak hormat. Pengakuan jampidsus atas kepemilikan rumah pribadi di sentul yang baru saja dilakukan TKP oleh tim kortastipikor dan polda metro jaya dengan melakukan tindakan upaya paksa penggeledahan dan penyitaan berupa temuan yang menggegerkan publik 74 kg emas dan uang ratusan milyar merupakan fakta hukum adanya penyimpangan hukum abuse of power oleh aparat penegak hukum yang tidak memiliki alasan pembenaran apapun dan tidak terdapat landasan hukum apapun yang membenarkan seorang pejabat tinggi penegak hukum menyimpan dan menutupi adanya uang dan emas yang jumlahnya sangat fantastis yang tidak wajar. Tindakan tersebut merupakan kejahatan hukum yang wajib dimintai pertanggungjawabannya. Kondisi yang memprihatinkan ini perlu mendesak jampidsus dengan gentleman mundur atau diberhentikan secara tidak hormat. Dan negara hukum tidak boleh pandang bulu dalam menegakan hukum meskipun pelakunya adalah aparat penegak hukum. https://detik.in/2026/07/10/pakar-hukum-tata-negara-muhammad-rullyandi-desak-jampidsus-mundur-atau-diberhentikan-secara-tidak-hormat-2/?feed_id=109061&_unique_id=6a51175f4f005