POWERED BY : Xserver Indonesia Group dan PT. Penta Berkat
Showing posts with label Ebook Manajemen Pemasaran. Show all posts
Showing posts with label Ebook Manajemen Pemasaran. Show all posts
Tuesday, December 2, 2014
Saturday, September 27, 2014
Tuesday, September 16, 2014
Panduan Membuat Bisnis Plan
Panduan membuat bisnis plan
Biasanya bisnis plan dibuat dalam suatu dokumen proposal. Namun saat ini, pengusaha diharapkan mampu membuat business plan dalam bentuk slide Power Point, dilengkapi dengan gambar yang berwarna serta grafik yang informatif. Tapi pada intinya, substansi dari bisnis plan tersebut tetaplah sama.
Jika anda pemimpin perusahaan dan ingin meningkatkan modal perusahaan, anda harus mengemukakan kunci permasalahan tentang besarnya (size) pasar anda, pengalaman tim anda, dan tujuan jangka panjang keuangan anda.
Berikut ini 10 pertanyaan sebagai panduan membuat bisnis plan dalam slide presentasi Power Point anda:
- Apakah saya telah membuktikan bahwa saya sedang memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi di pasar?
Cobalah untuk menguji pemasaran produk anda pada skala kecil sehingga anda dapat memperkirakan seberapa banyak yang dapat anda jual di masa mendatang. - Bagaimana saya akan mendapatkan dan mempertahankan pelanggan?
Memahami bagaimana pelanggan akan ditemukan, diperoleh, dan dipertahankan adalah sangat penting. - Mengapa saya lebih baik dari pesaing, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang?
Jika anda mempunyai pesaing langsung, anda harus mengemukakan bagaimana anda merencanakan diferensiasi produk anda. - Apa cerita dibalik perkiraan keuangan saya?
Jelaskan bagaimana anda dapat memperoleh prakiraan keuangan tersebut. - Unsur apa dari plan ini yang dapat saya gambarkan secara visual?
Coba gunakan gambar, grafik, atau ilustrasi dalam mendemonstrasikan produk anda atau bagaimana produk tersebut berbeda dari pesaing. - Apakah saya sebaiknya merekrut beberapa penasihat utama?
Setiap perusahaan baru sebaiknya memiliki dewan penasihat yang dapat melengkapi keahlian anda serta membantu anda dalam memformulasikan business plan anda. - Bagaimana saya akan menggunakan uang investor?
Jelaskan bagaimana anda mengelola uang mereka. - Apakah susunan kepegawaian (tim) saya sesuai dengan keadaan bisnis saya saat ini?
Anda sebaiknya mendeskripsikan plan untuk merekrut karyawan, termasuk perkiraan biayanya, dan anda harus menunjukkan bahwa anda menggunakan pendekatan konservatif terhadap dana anda dan tidak membuat over-staffing (kelebihan staff yang tidak perlu) - Apa rencana keluar (exit plan) dari bisnis tersebut?
Jelaskan bagaimana suatu saat bisnis tersebut akan berkembang. Misalnya bisnis tersebut akan go public atau akan diakuisisi. - Apa rencana keluar (exit plan) pribadi saya?
Sesuaikan business plan tersebut dengan rencana anda keluar dari peruahaan (pensiun)
Sunday, September 14, 2014
Bahaya Diskon dan Cara Menghindarinya
Meskipun sang investor miliarder tersebut mengacu pada saham, pernyataan tersebut juga berlaku bagi pengusaha muda juga. Bagi mereka yang harus, katakanlah, membimbing staf penjualan, adalah penting untuk menanamkan dalam diri mereka nilai produk Anda, daripada berfokus pada harga.
Jika tidak, ketika harga adalah satu-satunya faktor, diskon yang tak terkendali dapat terjadi. Itu merupakan dilema yang harus dihindari. Berikut ini beberapa alasan umum penyebab munculnya diskon dan cara yang biasa dilakukan untuk menghindarinya:
Jika tidak, ketika harga adalah satu-satunya faktor, diskon yang tak terkendali dapat terjadi. Itu merupakan dilema yang harus dihindari. Berikut ini beberapa alasan umum penyebab munculnya diskon dan cara yang biasa dilakukan untuk menghindarinya:
- Pelanggan memintanya.
Pelanggan akan selalu meminta diskon, tetapi sangat jarang mereka hanya menuntut satu kali. Jika alasan ini muncul, itu bisa menjadi indikasi dari kurangnya kedisiplinan tenaga penjualan. Mereka mungkin membutuhkan pembinaan. Coba berikan script yang berisi pertanyaan dan jawaban yang ideal. Dengan cara ini, mereka dapat lebih mengungkap kebutuhan pelanggan dan lebih efektif dalam mengkomunikasikan nilai barang atau jasa yang berkaitan dengan pelanggan. - Harga kompetitor yang murah.
Ini mungkin benar, tetapi jika Anda tidak menjual suatu komoditas, harga mungkin bukan faktor penentu dalam keputusan pembelian. Alasan ‘lebih murah’ bisa berarti bahwa perusahaan Anda tidak memiliki ciri khas. Jika hal ini terjadi, Anda perlu mencari tahu bagaimana caranya membuat bisnis Anda berbeda. Jika bisnis Anda terlihat tidak menawarkan sesuatu yang unik , maka bisa jadi tenaga penjual tidak memiliki pengetahuan kompetitif yang diperlukan untuk posisi penawaran Anda. Dalam kasus ini, luangkanlah waktu untuk membantu mereka memahami apa yang membuat Anda unik dibandingkan pesaing Anda. - Mereka hanya tidak cukup pintar untuk ‘mendapatkannya’.
Jika alasan ini muncul, itu bisa berarti Anda mempekerjakan orang yang salah. Tenaha penjual yang tidak peduli, berbicara buruk tentang pelanggan atau tidak kompeten dapat merusak tim. Keluarkanlah mereka secepat mungkin. Kemungkinan lain adalah tenaga penjual tidak termotivasi untuk memahami kebutuhan klien dan tidak bisa mengkomunikasikan manfaat secara efektif. Identifikasilah, apakah mereka dapat dilatih atau dipecat saja. Kemungkinan terakhir adalah bahwa proses penjualan Anda mungkin hal yang baru bagi mereka. Hal ini tidak harus berakhir buruk, tapi mungkin membutuhkan waktu tambahan, pembinaan dan pelatihan tentang penjualan untuk mempersiapkan mereka di jalan menuju kesuksesan. - Jika usaha memmipin dan melatih penjualan tidak cukup untuk Anda, bisa jadi orang tersebut malas. Jika dia tidak, pastikan dia benar-benar percaya bahwa penjualan berikutnya akan datang – dengan harga penuh. Tapi hati-hati di sini, karena pelanggan mungkin hanya dilatih untuk menunggu diskon.
Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna merupakan jenis pasar di mana tidak ada pelaku ekonomi yang mempunyai kekuasaan pasar (market power) terhadap harga suatu produk yang homogen. Pembeli (orang yang melakukan permintaan) maupun penjual (orang yang melakukan penawaran) tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi harga pasar. Mereka hanya bertindak sebagai pengambil harga (price taker) dan bukan sebagai pembuat harga (price maker) seperti pada pasar persaingan tidak sempurna, misalnya monopoli, oligopoli, maupun monopolistik.
Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna
Berikut ini beberapa ciri-ciri yang terdapat pada pasar persaingan sempurna:
- Jumlah pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di pasar sangat banyak, sehingga tingkatpersaingan di pasar ini sangatlah tinggi.
- Barang yang ditawarkan di pasar ini umumnya homogen, yaitu produk sejenis.
- Pembeli dan penjual bebas untuk keluar atau masuk pasar. Tidak ada hambatan untuk masuk atau pun keluar dari pasar.
- Pembeli dan penjual tidak mempunyai kekuatan untuk mengubah harga pasar. Mereka hanya sebagai pengambil harga yang terjadi di pasar.
- Informasi yang sempurna. Artinya adalah produsen dan konsumen mempunyai pengetahuan yang sempurna terhadap harga, utilitas, kualitas, dan metode produksi dari barang yang ada di pasar tersebut.
Keuntungan Maksimum Perusahaan Pada pasar Persaingan Sempurna
Sebelum membahas tentang keuntungan maksimum atau profit maximization, sebaiknya harus diketahui terlebih dahulu istilah-istilah yang terdapat pada kurva pasar secara umum, dan pasar persaingan sempurna secara khusus.
P = Price, yaitu harga barang tersebut di pasar
Q = Quantity, yaitu jumlah barang yang diproduksi
TR = Total Revenue = P x Q, yaitu jumlah penerimaan perusahaan dari penjualan barang
AR = TR / Q, yaitu rata-rata penerimaan atau perusahaan dari setiap produk yang terjual
MR = Marginal Revenue, yaitu penerimaan perusahaan dari setiap tambahan 1 unit barang yang terjual.
TC = Total Cost, yaitu total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang tersebut.
MC = Marginal Cost, yaitu tambahan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk penambahan 1 unit barang.
ATC = Average Total Cost = TC / Q, yaitu biaya rata-rata untuk memproduksi setiap barang
FC = Fixed Cost, yaitu biaya tetap perusahaan, yang tidak berubah nilainya walaupun jumlah produksi (Q) meningkat
VC = Variable Cost, yaitu biaya yang meningkat seiring dengan peningkatan produksi
AVC = Average Variable Cost, yaitu biaya variabel rata untuk memproduksi 1 barang
Jadi, pada pasar persaingan sempurna, perusahaan mendapatkan keuntungan maksimum saat MR = MC, seperti terlihat pada grafik diatas.
Reksadana
Dari pengertian tersebut, kita mengetahui bahwa pada reksadana, dana yang dikumpulkan dari masyarakat akan diinvesetasikan dalam portofolio efek. Namun berbeda dengan berinvestasi pada langsung pasar modal, di mana kita secara langsung mengelola efek kita dan bertanggung jawab penuh terhadap risiko yang kita hadapi dalam berinvestasi. Pada reksadana, portofolio kita dikelola oleh manajer investasi, yaitu orang yang telah ahli dalam bidang manajemen keuangan dan investasi, sehingga dana kita dikelola lebih baik dan risikonya bisa ditekan.
Jenis reksadana berdasarkan portofolionya:
Berdasarkan portofolionya, yaitu proporsi dana yang diinvestasikan dalam berbagai jenis efek, ada 4 jenis, yaitu:
- Reksadana Pasar Uang
Pada jenis ini, investasi hanya dilakukan pada efek yang bersifat utang, dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuan untuk berinvestasi pada jenis ini adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Dengan demikian, uang yang dimiliki oleh pemodal tidak tergerus oleh pengaruh inflasi. - Reksadana Pendapatan Tetap
Investasinya minimal 80% dilakukan pada efek yang bersifat utang. Risikonya lebih besar dari reksadana pasar uang, namun tingkat pengembaliannya lebih stabil. - Reksadana Saham
Sekurang-kurangnya 80% dananya diinvestasikan pada efek berbentuk ekuitas. Jenis ini lebih berisiko daripada kedua jenis di atas, namun tingkat pengembaliannya (Return On Investment/ROI) lebih tinggi. - Reksadana Campuran
Dana pemodal diinvestasikan pada efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.
Cara Membeli Reksadana:
Sebelum melakukan pembelian reksadana, kita sebaiknya memahami terlebih dahulu karakter, risiko, dan tujuan kita untuk berinvestasi. Perhatikan detail setiap produk yang ada, mana yang sesuai dengan karakter, risiko, dan tujuan kita untuk berinvestasi.
Setelah itu, datanglah ke bank distributor reksadana, seperti
Mandiri Investasi, Danareksa, dan sebagainya. Kita juga bisa berkonsultasi dengan mereka tentang berbagai produk yang mereka tawarkan, hingga penjelasan lengkapnya. Ini membuat kita lebih memahami produk investasi reksadana yang akan kita beli.
Setelah itu, kita mengisi formulir aplikasi pembelian. Pada pengisian ini, kita juga diminta memberikan bukti jati diri kita, berupa fotokopi KTP. Setelah selesai, kita memberikan bukti transfer pembelian/pembayaran reksadana yang kita ingin beli. Setelah itu, kita akan menerima Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan reksadana yang diterbitkan oleh bank kustodian selambat-lambatnya 7 hari bursa setelah penerimaan dana kita.
Teori Perilaku Konsumen
Teori perilaku konsumen merupakan salah satu pembahasan penting dalam manajemen pemasaran. Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika (American Marketing Association), perilaku konsumen dapat diartikan sebagai interaksi dinamis antara afeksi dan kognisi, perilaku, dan lingkungan, yang mana manusia melakukan pertukaran dalam berbagai aspek dalam kehidupan mereka.
Dalam bahasa aslinya disebut: “Consumer behavior is the dynamic intaraction of affect and cognition, behavior, and the environment by which human beings conduct the exchange aspects of their lives.”
Teori perilaku konsumen ini sangat penting dalam bisnis karena dalam mencapai tujuan pemasaran, sangatlah bergantung pada pengetahuan, pelayanan, dan pengaruh pada konsumen. Dengan mengetahui teori ini, kita bisa lebih mudah dalam menetapkan strategi pemasaran yang tepat untuk mencapai target pemasaran kita.
Mari kita jelaskan satu persatu dari pengertian tersebut.
Penjelasan tentang Teori Perilaku Konsumen
- Perilaku konsumen adalah dinamis. Ini karena pemikiran, perasaan, daan tindakan dari setiap individu konsumen, kelompok sasaran konsumen, dan masyarakat secara keseluruhan, adalah selalu berubah
- Perilaku konsumen melibatkan interaksi. Hal ini melibatkan interaksi antara pemikiran orang-orang, perasaan, tindakan, dan lingkungan.
- Perilaku konsumen melibatkan pertukaran. Pertukaran ini terjadi pada sesama manusia. Misalnya, seseorang menyerahkan suatu nilai (value) kepada orang lain, dan menerima sesuatu sebaliknya.
Teori ini disarikan dari buku karangan J. Paul Peter & Jerry C. Olson yang berjudul “Consumer Behavior & Marketing Strategy.”
Berapa Besar Risiko Yang Dapat Anda Ambil
Pada waktu yang sama – sebelum iPhone diluncurkan – Apple hanya bernilai kurang dari 10 juta dolar AS. Sekarang sahamnya mencapai sekitar 450 miliar dolar.
Keberuntungan yang berbeda untuk keduaperusahaan tersebut, benarkah?
Pasar yang kompetitif memang seperti itu adanya. Suatu hari hampir bangkrut, tapi di lain waktu meraih cash 120 juta dolar AS.
Sama halnya dengan karier. Ketika Anda dapat meraih satu atau lebih pencapaian, banyak dari kita malah menolak. Beberapa bahkan memutuskan menghindari untuk berada di atas. Mengapa? Karena kemungkinan Anda tidak waspada di sudut mana Anda berada, dan itu sangat sangat penting untuk diketahui.
Misalnya, Anda adalah seorang manajer lini tengah yang ingin mencapai jajaran eksekutif. Jika Anda tetap di jalur Anda, Anda dapat menginvestasikan untuk masa depan. Anda mendapat risiko penghasilan dan karier yang besar.
Tetapi bagaimana karier Anda kemudian dapat melonjak setinggi mungkin? Bagaimana jika Anda ternyata sudah mencapai puncak? Anda harus mengatur karir dan keuangan Anda dengan sangat berbeda. Anda akan menjadi jauh lebih konservatif dan menghindari risiko.
Misalnya, Anda adalah seorang manajer lini tengah yang ingin mencapai jajaran eksekutif. Jika Anda tetap di jalur Anda, Anda dapat menginvestasikan untuk masa depan. Anda mendapat risiko penghasilan dan karier yang besar.
Tetapi bagaimana karier Anda kemudian dapat melonjak setinggi mungkin? Bagaimana jika Anda ternyata sudah mencapai puncak? Anda harus mengatur karir dan keuangan Anda dengan sangat berbeda. Anda akan menjadi jauh lebih konservatif dan menghindari risiko.
Kenyataan yang sama akan dihadapi oleh para eksekutif dan pimpinan bisnis berpenghasilan, untuk bertahan setelah kesuksesan mereka hampir tenggelam. Mereka tidak waspada dan mengabaikan situasi yang dihadapi sebenarnya. Hal berikutnya yang mereka tahu, itu adalah margin call dan mereka tidak mempunyai uang tunai.
Itu dapat terjadi ke semua orang, hampir setiap waktu. Untuk mencegahnya, berikut beberapa hal untuk dapat kita ingat. Minimal, terdengar seperti saran. Tetapi jika rasanya seperti saya melempar bata kepala Anda, tandanya Anda benar-benar memperhatkan dan mendengar sebelum semuanya terlambat.
Itu dapat terjadi ke semua orang, hampir setiap waktu. Untuk mencegahnya, berikut beberapa hal untuk dapat kita ingat. Minimal, terdengar seperti saran. Tetapi jika rasanya seperti saya melempar bata kepala Anda, tandanya Anda benar-benar memperhatkan dan mendengar sebelum semuanya terlambat.
Tidak ada model standar untuk hal ini. Percayalah penunjuk arah internal Anda.
Beberapa orang mencapai puncak pada usia 30an, beberapa makin kuat sampai usia 60an dan melampauinya.
Jika makelar menyarankan Anda untuk membeli rumah dari pendapatan masa depan Anda, mungkin Anda harus mengkolaborasikan saran itu dengan penunjuk arah pribadi Anda. Penunjuk arah yang mempunyai komponen logika dan emosional. Dengan kata lain, gunakan alasan yang kuat tetapi tetap mempercayai insting Anda.
Beberapa orang mencapai puncak pada usia 30an, beberapa makin kuat sampai usia 60an dan melampauinya.
Jika makelar menyarankan Anda untuk membeli rumah dari pendapatan masa depan Anda, mungkin Anda harus mengkolaborasikan saran itu dengan penunjuk arah pribadi Anda. Penunjuk arah yang mempunyai komponen logika dan emosional. Dengan kata lain, gunakan alasan yang kuat tetapi tetap mempercayai insting Anda.
Maaf mengambil contoh makelar, tetapi sama kenyataannya untuk financial advisors, pelatih, atau siapapun yang memperoleh keuntungan dari saran yang mereka berikan untuk Anda. Tetap, mendengarkan saran dari orang-orang yang Anda percaya, tetapi selalu membuat keputusan terakhir sendiri.
Harapan adalah strategi yang jelek. Realistislah
Harapan adalah strategi yang jelek. Realistislah
Orang-orang yang sangat mawas diri, sadar akan kenyataan bahwa mereka sangat tahu posisi karier mereka antara jauh dan dekat. Percayalah. Disamping ada hal hal seperti keberuntungan dan beberapa hal sesederhana di bawah kontrol Anda. Jangan gantungkan rencana Anda pada harapan. Itu adalah ide yang buruk.
Saya tahu jika mereka berkata “berharap untuk yang terbaik, rencanakan untuk yang terburuk. Sesungguhnya saya adalah penggemar berat ide itu. Tetap saja, saya menyarankan Anda untuk sebisa mungkin bersikap realistis. Tentu, Anda mempunyai harapan dan impian sampai suatu hari mereka membongkar Macbook dengan tangan dingin Anda. Hanya, jangan mengasumsikan impian Anda akan datang.
Dan, seperti yang sudah saya katakan di atas, jika Anda tidak memperhitungkan soal usia, penting untuk Anda tahu posisi Anda sebenarnya. Dengan kata lain, Anda lebih mungkin mengambil resiko lebih besar ketika Anda masih muda. Semakin mendekati garis, Anda mungkin ingin mengaudit karier Anda secara lebih serius.
Bauran Pemasaran – Strategi 4P Perusahaan
Bauran pemasaran atau biasa juga disebut dengan marketing mix, merupakan strategi dasarmanajemen pemasaran yang ditetapkan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya. Bauran pemasaran ini terdiri dari 4 macam yang biasa disingkat dengan 4P, yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.
Penjelasan Konsep Bauran Pemasaran
Product mengacu pada value yang terdapat pada produk tersebut, bagaimana produk tersebut memenuhi kebutuhan konsumen, serta penanganan kualitasnya.
Price mengacu pada harga produk tersebut agar konsumen rela mengorbankan uangnya untuk membeli produk tersebut. Hal ini juga mencakup strategi penentuan harga produk tersebut agar bisa bersaing dengan produk kompetitor.
Place mengacu pada tempat produk tersebut dipasarkan, bagaimana agar tempatnya bisa dijangkau oleh konsumen.
Promotion, merupakan konsep bauran pemasaran yang terakhir, mengacu pada cara mempromosikan produk tersebut agar diterima konsumen dan melakukan pembelian. Promotion ini juga mencakup iklan dan publisitas.
Revida Putri :Tiga Langkah Untuk Memenangkan Persaingan
Dalam jual beli tidak ada medali perak. Inilah langkah-langkah untuk mendapatkan emasmu!
“Hai Jeff. Disini Tommy. Sebelum kita mulai pembicaraan ini, ketahuilah kamu telah bekerja dengan baik”
Ah. Saya tahu bagaimana akhirnya. Selama beberapa minggu, saya terjebak dalam pertarungan dengan pesaing ketat untukpenjualan baru. Lima vendors diundang untuk memperebutkan pekerjaan ini. Saya berjuang dengan sebaik mungkin, berkali-kali melakukan percobaan, meminta referensi dari pelanggan, dan beberapa kali bernegosiasi. Saya menjadi tiga terbaik vendors. Sekarang, sudah hampir mencapai keputusan final.
“Maaf, kami harus memilih pesaing Anda”
Selagi Tom menjelaskan secara detail mengapa dia memilih pesaing saya, saya tidak sanggup lagi mengira-ngira apa yang dilakukan pesaing bulan lalu. Mengeksplor lusinan kesempatan, saya yakin.
Tentu, kita semua ingin memenangkan kompetisi. Tetapi saya lebih baik kalah di awal, daripada di menit-menit terakhir. Tidak ada medali perak dalam penjualan. Tempat kedua akan meninggalkan Anda dengan apa yang Anda akan dapat: Nol. Tidak mendapat apapun.
Anda tidak dapat menang setiap waktu. Tetapi ada beberapa langkah untuk memperbaiki kesempatan Anda. Berikut tiga hal yang dapat dilakukan:
Tentukan kesempatan. Saya tahu lebih awal bahwa saya adalah salah satu vendors yang mempunyai kesempatan. Ini bukanlah meja yang saya inginkan di Vegas, jadi mengapa menjadikannya bisnis? Ditambah, siapa punya waktu untuk mencari tahu tentang empat vendors lain? Apakah orang itu benar-benar pengambil keputusan yang baik? Atau buruknya, apakah ini proyek yang tepat? Dengan memulai lebih awal saya menjadi fokus dengan berbagai kesempatan yang lebih baik. Dan saya selalu memperbaiki kesempatan lagi setelah beberapa kompetitor gugur.
Kalahkan satu segera. Jika pelanggan menentukan tiga pesanan yang berbeda, kemudian saya akan, maksimalnya, meraih kemenangan 33-1/3 persen. Tidak lebih banyak. Pilihan saya satu satunya kalahkan satu competitor dengan segera. Target saya adalah berkompetisi satu lawan satu atau tidak sama sekali. Fifty-fifty akan memberikan Anda kesempatan bertarung.
Berikut adalah percakapan antara saya dengan pelanggan:
“Saya harus memberitahumu sesuatu Tom. Saya bekerja dengan beberapa perusahaan setiap harinya, dan Anda harus berhenti untuk memperhitungkan Vendor One. Sesuai dengan Anda yang katakan kepada saya, kebutuhan Anda terlalu rumit untuk mereka penuhi. Mereka tidak membuat produk untuk perusahaan seperti Anda. Faktanya, saya akan mengalahkan manajer penjualan yang membuat Anda tertarik, Anda akan menjadi pelanggan yang paling signifikan yang pernah saya punya.”
“Bagaimana dengan Vendor Two?” tanya Tom.
“Kita akan mendiskusikan Vendor Two nanti. Untuk sekarang, saya menyarankan Anda untuk mempertimbangkan ulang Vendor One”
Saya tidak menjelek-jelekan Vendor One. Saya hanya menggunakan mereka sebagai jalan untuk membuat pelanggan memperhatikan: Bisnis Tom memerlukan operasional yang rumit dan itu membutuhkan vendors yang lebih canggih. Dan dengan menolak Vendor Two, saya menambahkan kredibilitas yang cukup besar ke pendapat saya.
Jadilah juara. Idenya adalah untuk menemukan salah satu dari tim pembeli yang sangat menyukai Anda. Memang tidak menghasilkan penjualan, tetapi dapat memberi Anda titel juara. Dan menjadi juara dapat membantu mengidentifikasi lawan Anda.
Bayangkan percakapan berikut:
“Berdasarkan yang sejauh ini Anda lihat, Tom, apakah kami menjadi favorit Anda”
“Saya menyukai apa yang Anda tawarkan Jeff – tetapi tidak begitu cocok untuk saya.”
“Saya mengerti Tom, tetapi jika Anda bersaing dengan saya, siapa yang sesungguhnya menjadi lawan Anda?”
Cobalah untuk mencari tahu siapa yang mengungguli pesaing Anda. Anda dapat yakin ada seseorang, dan mereka duduk di rapat Anda, diam dan tersenyum. Semakin awal Anda tahu ini, Anda akan lebih baik dalam mengungguli mereka.
Saya baru saja dapat melupakan tentang panggilan telepon Tom, kemudian saya yakin akan ada beberapa hal yang sama yang akan saya hadapi di masa depan. Tetapi kapanpun Anda menghadapi pesaing Anda, ingat: Bersainglah untuk menang atau tidak sama sekali. Bicara tentang penjualan, pemenang yang sebenarnya mendapat seluruhnya.
Revida Putri :PROSES MANAJEMEN PEMASARAN

- PROSES MANAJEMEN PEMASARAN
A) TUGAS-TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya . Manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.
Berbagai situasi permintaan dan bagaimana tugas manajemen pemasaran yang harus dilakukan adalah seperti diuraikan berikut ini:
- Permintaan Negatif (Negative Demand) ; Permintaan negatif ini terjadi bila sebagian besar pasar tidak menyukai atau bahkan menghindari suatu produk tertentu. Tugas pemasar yaitu menganalisa mengapa pasar tidak menyukai produk dan apakah suatu program pemasaran dapat mengubah kepercayaan dan sikap pasar melalui perancangan kembali produk, harga yang lebih murah, dan promosi yang lebih positif.
- Tidak Ada Permintaan (No Demand) ; Konsumen yang menjadi sasaran bisa jadi tidak tertarik terhadap suatu produk yang ditawarkan. Misalnya masyarakat pedesaan tidak tertarik terhadap kartu kredit, golongan masyarakat yang berusia muda tidak begitu tertarik pada asuransi kematian, masyarakat perkotaan tidak begitu tertarik menanamkan modalnya pada koperasi unit desa. Tugas pemasar adalah create demand, yaitu menemukan cara untuk menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan dan minat pasar.
- Permintaan Terpendam (Latent Demand) ; Permintaan ini timbul karena banyak konsumen mempunyai hasrat yang kuat akan sesuatu yang tidak terpuaskan oleh produk yang ada, misalkan permintaan rokok yang bebas nikotin, kendaraan yang hemat energi atau bebas polusi, sarana tranportasi yang cepat dan biayanya terjangkau, makanan dan minuman yang tidak mengandung zat kimia atau zat pengawet. Tugas pemasar adalah develop demand yaitu dengan cara mengukur potensi pasar dan mengembangkan barang dan jasa yang efektif yang akan memenuhi permintaan yang terpendam tersebut.
- Permintaan yang Menurun (Faltering Demand) ; Sesuai dengan siklus hidup produk (product life cycle), sama halnya dengan makhluk hidup yang suatu saat akan mengalami kemunduran atau bahkan kematian, suatu organisasi suatu saat akan mengalami permintaan yang menurun terhadap produk yang dihasilkannya. Penurunan itu mungkin disebahkan oleh pasar yang telah jenuh atau pesaing mulai mengambil alih pangsa pasar Tugas organisasi adalah revitalize demand yaitu dengan cara mengembalikan permintaan menurun dengan pemasaran ulang produk dengan cara diantaranya yaitu perubahan mutu, kemasan, merek, harga, atau hal-hal kreatif lamnnya yang menunjukkan perbedaan yang lebih berarti dengan produk pesaing.
- Permintaan Tidak Teratur (Iregular Demand) ; Permintaan ini kadang-kadang terjadi berfluktuasi sehingga menyebabkan organisasi kelebihan atau kekurangan kapasitas. Misalnya jalan tol kelebihan permintaan pada jam-jam sibuk, sedangkan pada jam-jam biasa kekurangan. Demikian pula halnya pengusaha biro perjalanan kekurangan kapasitas pada bulan-bulan tertentu dan kelebihan kapasitas pada bulan-bulan lain.
- Permintaan Penuh (Full Demand) ; Bila kondisi sedang baik kadang -kadang organisasi menghadapi permintaan yang penuh sesuai dengan harapan dan kapasitas produksi yang dimilikinya. Tugas pemasaran adalah menjaga atau memelihara tingkat permintaan yang ada sekarang dalam menghadapi berubahnya preferensi konsumen dan ketatnya pensaingan. Di sini organisasi harus senantiasa menjaga kualitasnva dan selalu mengukur tingkat kepuasan konsumen.
- Permintaan Berlebih (Overfull Demand) ; Hal ini terjadi apabila jumlah permintaan dan konsumen melebihi kapasitas produksi pihak produsen. Permintaan pergi ibadah haji di Indonesia setiap tahunnya selalu melebihi kapasitas yang bisa ditangani oleh pemenintah. Permintaan akan kertas koran di Indonesia tinggi dan tidak bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri, akibatnya penyediaannya sangat tergantung pada produk impor. Perrnintaan alumni siswa SMU terhadap perguruan tingggi negeri selalu melebihi kapasitas yang disediakan pemerintah. Tugas pemasaran adalah reduce demand, Yaitu mengurangi permintaan sampai jumlah tertentu yang diinginkan.
- Permintaan Produk yang Tidak Bermanfaat (Unwholesome Demand) ; Produk-produk yang tidak bermanfaat akan menimbulkan upaya untuk mengurangi penggunaannya, seperti konsumsi rokok, minuman keras dan narkotika. Tugas pemasaran adalah destroy demand, yaitu berusaha agar konsumen yang suka produk tersebut tidak lagi menggunakannya. Pemasar di sini misalnya pihak pemerintah atau lembaga konsumen dengan cara iklan layanan masyarakat melalui media massa yang menghimbau agar masyarakat menyadari bahaya merokok, minuman keras dan narkotika
Berikut proses manajemen menurut Philip Kotler 1994, sbb:
Berikut proses pemasaran secara sistematis :
1. Analisis peluang pasar
Analisis lingkungan pemasaran sangatlah penting sekali untuk meraih segala peluang-
peluang dari setiap perubahan-perubahan yang terjadi.
2. Meneliti dan memilih pasar sasaran dan upaya memposisikan pasar
Kisi-kisi produk atau pasar harus dapat diperkirakan dari masing-masing kelompok pasar sasaran. Selain itu perusahaan harus dapat mengembangkan strategi penempatan (positioning strategis) pada pasar sasarannya.
3. Mengembangkan strategi pemasaran
Perusahaan harus mengembangkan suatu perbedaan-perbedaan dan strategi penempatan pada pasar sasarannya. Perusahaan harus mampu memberikan keistimewaan-keistimewaan yang lain dari pesaingnya dan mampu memenuhi keinginan para pelanggan.
Perusahaan harus mampu mengembangkan sebuah peta kedudukan produknya, agar menduduki posisi yang lebih baik dari pesaing-pesaingnya.
4. Perencanaan program pemasaran
Strategi pemasaran terdiri atas pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran.
5. Pengorganisasian , pelaksanaan, dan upaya pengendalian pemasaran
Pengorganisasian berarti membentuk struktur, personalia pemasaran, dan menetapkan tugas secara jelas serta terkoordinir. Selain itu bagaimana personalia itu dilatih, diarahkan, dimotivasi, dan dievaluasi. Manajer perusahaan juga menganalisa secara berkala profitabilitas nyata dari berbagai produk, kelompok pelanggan, saluran distribusi.
Ini merupakan gambaran bagaimana bentuk proses manajemen pemasaran, dapat kita lihat sebagai berikut :
C) STRATEGI PEMASARAN
Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.
Strategi Pemasaran membutuhkan dua bagian yang saling berkaitan, yaitu :
1.Target market atau target pemasaran
Yaitu sekelompok pelanggan homogen yang ingin ditarik perusahaan tersebut. Misalnya memilih strategi yang berorientasi. Didalam hal ini, menejer yang berorientasi dan berorientasi pemasaran memiliki pandangan yang berbeda terhadap pasar. Perbedaan orientasi produksi dan orientasi pemasaran:
2.Marketing Mix
Yaitu variabel-variabel yang akan diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan kelompok yang di target. Ada 7 komponen yang tercakup dalam kegiatan marketing mix.
a.Product
Product merupakan titik sentral dari kegiatang marketing. Bagaimana pun hebatnya suatu perusahaan mengadakan promosi, distribusi, price, dll, jika tidak diikuti dengan produk yang bermutu, disenangi oleh konsumen, maka usaha marketing mix ini tidak dapat berhasil.
Product yang ditawarkan dapat berupa:
- Barang yang berwujud. Contohnya: mobil,motor, mesin cuci, dll.
- Jasa. Contohnya: salon, travel, dll.
- Product features yaitu model, ciri-ciri istimewa dari product tersebut. Contohnya: sebuah arloji, selain memenuhi syarat sebagai sebuah arloji, juga memiliki ciri yang lain, misalnya ada tanggal, bentuknya mungil, daya tahan warna, model, ada garansi,dll
b.Place atau Distribution
Didalam pola distribusi diperlukan perantara. Perantara ini sangat penting karena dalam segala hal mereka berhubungan dengan konsumen. Dalam sebuah ungkapan dikatakan “you can eliminate the middlemen, but you cannot eliminate their functions” artinya anda dapat meniadakan perantara tapi tidak dapat menghilangkan fungsinya.
Didalam distribusi atau tempat kita dapat menetukan: Tujuan, Jenis aluran, Paparan pasar, Jenis perantaraan, Jenis dan lokasi toko, Cara pengantara dan penyimpanan, Tingkat pelayanan, Perekrutan perantara, Pengolaan saluran
c.Promotion atau Promosi
Promosi pada zaman sekarang ini tidak boleh diabaikan. Antara promosi dan produk tidak boleh dipisahkan, karena ini merupakan kunci menuju suksesnya pemasaran. Kombinasi promosi adalah:
- Tujuan
- Campuran Promosi
- Kegiatan periklanan
- Promosi penjualan
- Publisitas
- Price atau Harga
Masalah kebijaksanaan harga turut menentukan keberhasilan pemasaran produk. Kebijaksanaan harga dapat dilakukan pada setiap tingkatan distribusi, seperti oleh produsen, oleh grosir, dan retailer (pedagang eceran). Yang perlu diperhatikan dalam harga adalah: Tujuan, Fleksibilitas, Tingkatan pada Keselurahan siklus hidup produk, Masalah geografis, Diskon, Penambahan dan pengurangan harga.
d.People atau orang
Faktor manusia baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas penyampaian produk di pasaran tidak bisa dikecualikan lagi. Peranan mereka sangat penting guna untuk menjalankan segala aktivitas yang berkaitan. Aspek kemampuan dan pengetahuan pekerja perlu di perhatikan dalam strategi meningkatkan pemasaran.
e.Proses
Proses / aliran kerja termasuk arahan dan prosedur yang bertepatan bagi setiap aktivitas merupakan elemen yang akan menentukan kejayaan dan kemajuan pemasaran.
f.Physical Evidence
Pengupayaan industri dalam penyampaian haruslah di sesuaikan dengan sekitar pasaran, karena dengan hal tersebut pemasar dapat meningkatkan lagi keterkesanan dalam berkomunikasi dan melaksanakan penyampaian produk kepada konsumen/sasaran.
Dalam strategi pemasaran, strategi pemasaran terdiri atas lima elemen, yaitu :
Dalam strategi pemasaran, strategi pemasaran terdiri atas lima elemen, yaitu :
D) PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN
- Pengembangan pemasaran itu sendiri didukung oleh beberapa faktor, diantaranya penentuan harga jual yang telah kita bahas dalam artikel sebelumnya. Selain harga jual untuk memastikan keberhasilan suatu pemasaran salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah segmentasi pasar.
- Menentukan segmentasi pasar adalah langkah yang harus dilakukan sebelum Anda menjual suatu produk dijual ke pasar. Hal tersebut terkait dengan penentuan sasaran yang dinilai prospektif dalam strategi pemasaran. Penentuan segmentasi pasar dilakukan dengan cara memecah beberapa konsumen yang prospek menjadi bagian kecil.
- Segmentasi Pasar
Syarat segmentasi pasar yang efektif :1. Dapat di ukur (Measurability)2. Dapat di masuki (Accessibility)3. Cukup besar (Substantiality)4. Dapat di tindak – lanjuti (Actionability)
- Poistioning Pasar
Memilih pola konsentrasi pasar khusus, yang memberikan peluang maksimum untuk mencapai tujuan.1.Strategi Concentrated Marketing· Posisi kuat pada satu segmen2.Strategi Differentiated Marketing· Posisi kuat pada beberapa segmen
- Strategi Memasuki Pasar
Metode menjangkau segmen pasar sasaran :- Membeli perusahaan lain yang sudah jalan- Kerja sama dengan perusahaan lain
- Strategi Penentuan Waktu
Penentuan waktu yang tepat untuk melaksanakan program pemasarannya sangat penting bagi perusahaan, tidak terlalu cepat tidak juga terlalu lama.
- Strategi Bauran Pemasaran
Bagaimana menetapkan bentuk penawaran pada segmen tertentu mencakup :- Kebijakan Produk- Kebijakan Harga- Kebijakan Distribusi- Kebijakan Promosi
Subscribe to:
Posts (Atom)






































