Pages

Monday, June 26, 2017

AS OPS POLRI MELAKUKAN PENGECEKAN POS PAM DI PERBATASAN TUBAN-REMBANG

Tuban – Pada hari ke dua lebaran asisten Kapolri Bidang Operasi ( As Ops) Irjen Pol. Unggung Cahyono melakukan kunjungan ke pos pam Kabupaten Rembang Jawa Tengah dan Tuban Jawa Timur.
Dalam Kunjungannya Irjen Pol Unggung Cahyono yang menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi (As Ops) pada senin (26/6/2017) nampak di dampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung, dan Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad serta Kapolres Rembang AKBP Sugiharto.
Agenda Kunjungan pengecekkan anggota di lapangan dalam rangka pengamanan arus mudik pada Hari ke dua Lebaran ini diawali di pos Pam yang berada di Kabupaten Rembang Jawa Tengah yang terletak di jalur pantura antara jatim-jateng.
Setelah melakukan pengecekkan di pos rembang, Unggung Cahyono bersama rombongan malenjutkan kunjungannya kearah timur yaitu pos yang berada di ujung barat pusat kota Tuban, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban Jawa Timur.
Irjen Pol. Drs. Unggung Cahyono perwira tinggi yang lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, 9 April1961 yang Sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya ini saat berada di pos pam yang terletak di Desa Sukolilo, Kabupaten Tuban memberikan suport kepada anggota Jaga Polres Tuban yang sudah delapan hari berjaga.
“Situasi pada hari H (lebaran hari ke 1 dan 2) mulai dari wilayah Metrojaya sampai pos perbatasan Rembang -Tuban lalu lintas lancar, namun yang perlu diantisipasi adalah masalah bajing loncat di daerah Jati Peteng Tuban karena itu kita tempatkan Brimob dan Sabhara”, ungkap Unggung.
Perjalanan dilanjutkan ke pos cek point Jatipeteng, kecamatan Jenu, kabupaten Tuban, pos yang terletak ditengah hutan jati itu ramai disinggahi pemudik dan terlihat banyak kendaraan pribadi yang diparkir disana.
Saat kontrol tenda tempat istirahat anggota Brimob Unggung Cahyono melakukan cek rompi anti peluru yang diberikan kepada anggota lalu lintas yang sedang berjaga.

By beritapolisi.com



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sTvJa2
via IFTTT

KAPOLRES BOJONEGORO TURUN LAPANGAN PANTAU KEPADATAN ARUS LALU LINTAS.

Bojonegoro –  Turun langsung ke lapangan ,Tidak hanya berdiam diri memerintahkan seluruh anggota untuk turun ke jalan mengatur lalu lintas serta memberikan pelayanan pengamanan kepada para pemudik, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si  turun langsung ke jalan mengatur arus lalu lintas pada hari Senin (26/06/2017) pukul 15.00 WIB.

Bersama Wakapolres Bojonegoro Kompol Dodon Priyambodo, SH., SIK., M.Si dan Kabag Ops Kompol Teguh Santoso, SE, Kapolres turun langsung mengatur arus lalu lintas di jalan pos pantau Polsek Purwosari tepatnya di pertigaan pasar Purwosari.

Saat Kapolres turun langsung guna mengatur arus lalu lintas, situasi arus lalu lintas terlihat padat merayap mendekati pertigaan pasar Purwosari.

“Kami ingin mengetahui langsung kondisi arus lalu lintas”, ucap Kapolres.

By Promoter News



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2s9yN4I
via IFTTT

Simulasi Saja, Kapolrestabes Surabaya Cek Kesiagaan Anggota Agar Waspadai Serangan Teroris

Surabaya, Senin (26/6/2017) Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal memberi peringatan dengan menghukum push up kepada anggotanya yang kedapatan tidur saat bertugas di Pos Pam depan Ciputra World, Jalan Mayjen Sungkono.

“Ini adalah peringatan bagi semua anggota Polri yang tidur saat bertugas menjaga keamanan, apalagi dilakukan di pos pengamanan di samping jalan raya,” ujarnya ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Surabaya tersebut mendapati empat anak buahnya tertidur di Pos Pam Mayjen Sungkono depan Ciputra World saat melakukan inspeksi mendadak hari ini pukul 05.30 WIB.
Menurut dia, tidak sepantasnya anggota yang sedang bertugas malah tidur karena berefek negatif tidak hanya bagi pribadi, namun institusi Polri serta masyarakat pada umumnya.
“Apalagi sudah terang, pengendara berlalu lalang dan jalanan ramai. Bagaimana perasaan masyarakat yang melihat penjamin keamanannya malah tidur terlentang? Belum lagi kalau ada ancaman teroris, tentu ini sasaran empuk bagi mereka,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu memperingatkan anggotanya dengan menghukum “push up” 25 kali ditambah menyanyikan Mars Polri agar memahami dan bangga menjadi polisi pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat serta mempunyai etos kerja selalu berkobar seperti sesuai dalam lirik lagu.

Selain itu, perwira menengah yang pernah menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut mengaku tak ingin ancaman teroris yang terjadi di pos penjagaan Mapolda Sumatera Utara pada Minggu (25/6) dini hari terulang.
Karena itu, lanjut dia, pada kesempatan sama ia juga menjelaskan kepada anggotanya bahwa ancaman bisa datang kapan saja sehingga ke depan tidak boleh ada lagi petugas tertidur ketika bertugas.

“Saya juga lakukan simulasi menggambarkan jika seandainya saya orang yang ingin mencelakai mereka, pasti dengan mudah sebab semuanya tidur pulas. Ini sekaligus klarifikasi terhadap foto beredar bahwa yang saya lakukan sebenarnya adalah simulasi untuk memberikan efek positif,” katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes juga melakukan inspeksi ke sejumlah pos pengamanan di wilayah Kecamatan Tambaksari serta pos penjagaan di Mapolrestabes Surabaya.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2rTBzqZ
via IFTTT

Raja Bin Rudi Bocah SD Kelas 1, Tewas Tenggelam Di Sungai Cimanis

Raja Bin Rudi Bocah SD Kelas 1, Tewas Tenggelam Di Sungai Cimanis

Kabupaten Cirebon

Raja bin Rudi laki – laki umur 7 tahun dan masih sekolah dasar kelas 1 alamat Desa Karangsembung Blok Kliwon Rt/Rw. 02/02 Kecamatan Karangsembung hari ini senin (26/06/2017) tenggelam di sungai Cimanis saat maen berenang bersama lima orang temannya.

Keterangan yang berhasil kami himpun di lapangan korban bersama dengan lima temannya sedang bermain berenang di sungai Cimanis, namun tiba – tiba arus air datang besar ( air kiriman ) kemudian anak – anak tersebut terbawa air namun tiga anak selamat karena berpegangan pohon, dan satu anak lagi dapat menyelamatkan diri dikarenakan posisi di tepi sungai akan tetapi naas korban terbawa arus hingga tenggelam dan dapat di ketemukan di blok Manis termasuk Desa Karangsembung.

Setelah korban dapat di ketemukan, tetapi sayangnya korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan segera di bawa ke puskesmas Desa Karangtengah untuk di periksa selanjutnya korban di serahkan kepada pihak keluarga. (HERI)



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sIooMl
via IFTTT

Polres Cirebon Gerebeg Judi Sabung Ayam

Kabupaten Cirebon

Polres Cirebon pada hari ini senin (26/06/2017) menggerebek aktivitas judi sabung ayam di Desa Tersana Kecamatan Pabedilan. Penggerebekan tersebut oleh Tim Tekab, Dalmas Sabhara, Propam, Sat Reskrim, dan di pimpin Wakapolres Cirebon Kompol Wadi Sa’bani.

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra, melalui Wakapolres Cirebon Kompol Wadi Sa’bani menerangkan kepada wartawan, “Dalam penggerebekan judi sabung ayam di Desa Tersana Kecamatan Pabedilan ini, kami berhasil mengamankan 10 orang yang kami masih dalami perannya, uang 1,7 juta, ayam 8 ekor, 2 kurungan ayam, 2 ember, 1 jam dinding, 12 sepeda motor”, terang dia.

Untuk keperluan penyelidikan 10 orang yang kami amankan, dan semua barang bukti yang berhasil kami sita, kami bawa ke markas komando Polres Cirebon. (HERI)



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tcI8ck
via IFTTT

KAPOLRESTABES SURABAYA BERIKAN SIMULASI PENANGANAN MENGHADAPI PENYERANGAN MENDADAK KEPADA PARA ANGGOTA YANG BERTUGAS.

   Sebagai upaya perketat pengamanan pada Pos pengamanan dan penjagaan kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal berikan simulasi penanganan menghadapi Penyerangan tiba-tiba kepada para anggota yang bertugas.

   Mengingat terjadinya penyerangan Pos penjagaan di Mapolda Sumutra Utara beberapa hari lalu KombesPol Muhamad Iqbal memberikan himbauan dan simulasi terhadap para anggota yang bertugas dalam penjagaan dan pengamanan.

   Himbauan tersebut diberikan agar kesiagan para anggota yang bertugas lebih mewaspadai adanya serangan mendadak yang memanfaatkan kondisi anggota yang sedang payah atau tertidur selama bertugas ,terutama di pos penjagaan maupun pengamanan .‎

   Kepada PJU, Pamatwil dan kapolsek  agar selalu Cek betul Pos Pengamanan dan Penjagaan jangan sampai ada anggota yang jaga tertidur pulas. Tegas Kapolrestabes.

   KombesPol Muhamad Iqbal juga menambahkan, bahwa kondisi  anggota yang lelah bahkan tertidur saat bertugas menjaga, akan menjadi Sasaran empuk para Teroris yang akan menyerang tiba-tiba, karena itu, para PJU, Pamatwil dan Kapolsek diharap untuk selalu mengecek para anggota yang sedang bertugas demi keamanan dan kenyamanan msyarakat sebagai Polisi harus selalu waspada dan Siaga dan waspada penuh selama bertugas.‎

By M Khoirul Amin



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2t9t7Hd
via IFTTT

PERBANDINGAN OPERASI RAMADNIYA DARI TAHUN 2016 VS 2017.

Operasi Ramadniya yang merupakan pengganti Operasi Ketupat dilakukan seminggu jelang lebaran. Operasi Ramadniya tahun ini digelar 19-25 Juni 2017.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas AKBP Budiyanto, Senin (26/6/2017), sebanyak 8.132 kendaraan terkena tilang dan 4.463 lainnya terkena teguran.

Angka tersebut lebih rendah dari hasil operasi yang sama tahun 2016. Kala itu 10.235 kendaraan ditilang dan 15.610 lainnya diberi teguran.

Operasi Jelang Lebaran di Jakarta, Ribuan Pengendara Kena Tilang

Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh sepeda motor adalah pengendara yang tak mengenakan helm. Di urutan kedua karena melawan arus.

Tak sedikit juga pemotor yang terkena tilang karena melanggar traffic light, sekitar 507 pengendara. Sebanyak 463 pengendara ditilang

Operasi Jelang Lebaran di Jakarta, Ribuan Pengendara Kena Tilang

Sementara untuk pengendara roda empat atau lebih, pelanggaran terbanyak karena melanggar marka berhenti atau dilarang parkir yakni sebanyak 843 pengendara.

Selama Operasi Ramadniya Polda Metro Jaya menyita 28 kendaraan, 4.744 STNK, dan 3.360 SIM. Jumlah sitaan menurun dibanding tahun lalu yakni kendaraan 32 unit, 3.924 SIM. dan 6.279 STNK.

Operasi Jelang Lebaran di Jakarta, Ribuan Pengendara Kena Tilang

By Halo Dunia



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2u6B0uu
via IFTTT

MENGANTISIPASI LONJAKAN KEBUTUHAN BBM SELAMA LEBARAN, PERTAMINA MEMINTA SPBU DI JEMBER TAMBAH DELIVERY ORDER.

Pertamina meminta sejumlah SPBU di Jember untuk menambah Delivery Order (DO) mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM selama lebaran. Karena permintaan non solar dan premium meningkat.

“SPBU sudah kita instruksikan untuk menambah penebusan atau Delivery Order (DO). Karena hari ini sebagian bank juga sudah buka. Jadi mereka kita minta untuk melakukan penebusan di atas normal,” kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, Heppy Wulansari, Senin (26/6/2017).

Bahkan untuk SPBU yang terkendala modal, Pertamina memberi kelonggaran mengenai pembayaran. Mereka diberi toleransi waktu yang lebih panjang mengenai pembayaran DO.

“Yang terpenting adalah kebutuhan BBM ini bisa terpenuhi dulu. Untuk permodalan kita pasti bantu,” tegas Heppy.

Dia menjelaskan, dalam situasi normal, kebutuhan BBM di Jember sebanyak 786 kilo liter. Terbagi dalam 186 kilo liter Premium, 190 kilo liter Solar, 262 kilo liter Pertalite dan 145 kilo liter Pertamax.

“Sejak H-7 hingga kemarin, peningkatan permintaan ada pada BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Pertalite naik 73 persen, Pertamax naik 94 persen. Sedangkan Premium dan Solar malah mengalami penurunan. Premium turun 33 persen, Solar 3 persen,” terang Heppy.

Untuk hari ini, sambung Heppy, Pertamina fokus dalam recovery stock BBM di SPBU Jember. Selain meminta SPBU menambah DO, terminal BBM di Tanjungwangi, Banyuwangi juga beroperasi selama 24 jam. Hal itu dilakukan agar proses distribusi BBM bisa berjalan lancar.

“Kita juga menambah 10 unit mobil tangki untuk pengiriman BBM ke Jember. Selain itu kita juga instruksikan SPBU lebih mengutamakan kendaraan bermotor daripada pembelian BBM menggunakan jeriken,” pungkas Heppy.

By Halo Dunia



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sHJ6Mk
via IFTTT

KAPOLRI INSTRUKSIKAN JAJARANNYA UNTUK MENINGKATKAN KEWASPADAAN DAN PENGAMANAN DI SETIAP KANTOR POLISI ATAS SERANGAN TERORIS.

Menyikapi serangan teroris di Mapolda Sumatera Utara, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian menginstruksikan kepada jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan di setiap kantor Polisi.

“Saya sudah memerintahkan semua jajaran polisi supaya mereka memperkuat pengamanan masing-masing satuan di kantor atau pribadi masing-masing,” ujar Kapolri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (25-06-2017).

Kapolri mengatakan, kedua pelaku penyerangan Polisi di Mapolda Sumut diduga sel kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Jaringan tersebut menyasar Polisi, karena Polisi dianggap sebagai kafir.

“Sasarannya polisi. Kenapa polisi? Karena polisi dianggap sebagai kafir harbi. Kafir yang menyerang mereka. Jadi harus diprioritaskan,” kata Kapolri.

Sebagaimana diketahui, dua pria terduga pelaku teroris AR (30) dan SP (47) melakukan penyerangan ke Markas Polda Sumatera Utara pada Minggu (25/6/17) dini hari, dengan cara menyusup masuk di Pos II yang berada di dekat gerbang masuk Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan itu seorang anggota Polisi yang sedang berjaga di pos penjagaan yakni, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia akibat diserang pelaku dan melukai korban pada bagian leher, dada, dan tangan dengan menggunakan senjata tajam.

Sedangkan satu dua dari pelaku tewas setelah ditembak oleh petugas, sedangkan tersangka satu lagi terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

By Halo Dunia



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2scDSEU
via IFTTT