Friday, November 28, 2025
Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Thursday, November 27, 2025
Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto
Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto
Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).
Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.
“Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.
“Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas
https://detik.in/2025/11/27/momen-haru-disaat-kaum-disabiltas-berdoa-untuk-kesuksesan-karir-polisi-langka-kombes-pol-budi-hermanto/?feed_id=37648&_unique_id=6928169be57b0
Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota
Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai salah satu sosok yang peduli terhadap disabilitas di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)
JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas yang diterima Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Kombes Pol Budi Hermanto beserta dua institusi lainnya secara simbolis di momentum Puncak Hari Disabilitas Internasional Provinsi Jatim Tahun 2022 di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022).
Khofifah menjelaskan, alasan diberikannya penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas dikarenakan Polresta Malang Kota telah membuka ruang dan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.
"Ada di antara mereka yang menjadi konten kreator, ada yang menjadi humas di Polresta Malang Kota. Ini akan menjadi referensi bagi institusi lainnya bahwa mereka memiliki awareness, peluang dan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya," ujar Khofifah kepada Jatim Times.
Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim itu menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga pihak yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas.
Di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai pucuk pimpinan Polresta Malang Kota. Kemudian Maskurun, seorang perempuan pendiri Rumah Qur'an Sahabat Tuli Kediri, serta PT Sumber Alfaria Triajaya (Alfamart).
"Kami sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang-orang hebat yang telah peduli dengan disabilitas," terang Khofifah.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengaku kaget dan merasa terharu atas penghargaan yang diterima Polresta Malang Kota dari Gubernur Provinsi Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai institusi peduli disabilitas.
"Kami melakukan rekutmen saudara-saudara disabilitas ini, murni karena melihat kemampuan mereka dan hal ini sudah berjalan selama sembilan bulan," jelas perwira polisi yang akrab disapa Buher.
Perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya ini menjelaskan, Polresta Malang Kota telah melakukan penerimaan empat staf dari penyandang disabilitas dengan penempatan yang berbeda.
Keempat staf tersebut yakni Fany Akbar dan Rara Lingga Mardiani di bagian Humas Polresta Malang Kota. Fatrullah Budi Harianto ditempatkan di bagian SKCK Sat Intelkam Polresta Malang Kota. Sedangkan Ni Putu Ayu Nouvalyta Endrajaya, ditempatkan di Bagian Perencanaan (Bagren) Polresta Malang Kota.
"Dengan adanya empat orang disabilitas tersebut, dapat menjadi semangat, motivasi, serta contoh bagi personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik," pungkas Buher.
https://detik.in/2025/11/27/peduli-disabilitas-gubernur-jatim-berikan-penghargaan-buat-kombes-pol-budi-hermanto-saat-jabat-kapolresta-malang-kota/?feed_id=37580&_unique_id=69281168a9023
Wednesday, November 26, 2025
Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kombespol Budi Hermanto
Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota




Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya
Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

Tuesday, November 25, 2025
Kadiv Humas Ajak Kapolda dan Kapolres Sampaikan Kebaikan Polisi ke Publik
Kadiv Humas ajak Kapolda dan Kapolres perkuat komunikasi publik
Kadiv Humas ajak Kapolda dan Kapolres perkuat komunikasi publik
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengajak Kapolda dan Kapolres untuk memperkuat komunikasi publik serta meningkatkan layanan informasi agar kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat.
Ia menekankan bahwa komunikasi publik yang baik adalah fondasi penting bagi Polri yang modern dan dipercaya masyarakat.
"Kebaikan polisi jangan ditutup-tutupi. Apa yang sudah dikerjakan anggota kita setiap hari harus sampai ke publik karena itulah bukti bahwa Polri hadir dan bekerja untuk masyarakat," katanya dalam acara Apel Kasatwil 2025, Bogor, Selasa, dilansir dari keterangan dikonfirmasi.
Kinerja kepolisian, kata dia, kini telah terdokumentasi melalui kanal resmi seperti Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) Media Hub dan Policetube yang menjadi sarana transparansi sekaligus memudahkan masyarakat dan media mengakses informasi.
Selain itu, Sandi juga mengajak seluruh satuan kewilayahan untuk membangun layanan informasi publik yang profesional melalui penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Monday, November 24, 2025
Kombes Pol Budi Hermanto Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal
Kombes Pol Budi Hermanto Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)
Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. "Mohon waktu ya kami akan rilis segera," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=WVLirQ71z_s[/embed]
Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.
Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.
Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.
Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.
Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan
Polisi Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal
Polisi Rilis Kasus Alvaro Bocah Hilang yang Ditemukan Meninggal
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Beritasatu.com/Andrew Tito)
Polisi akan memberikan keterangan resmi soal kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) anak yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, keterangan resmi akan disampaikan seiring perkembangan kasus. "Mohon waktu ya kami akan rilis segera," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
Diketahui, keluarga menyebut tersangka yang juga ayah tiri Alvaro meninggal dunia saat ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. “Ini tersangka meninggal, katanya bunuh diri di Polres dekat Blok M,” ujar nenek Alvaro, Sayem, Senin (24/11/2025).
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=WVLirQ71z_s[/embed]
Pelaku, bernama Alex, ditangkap pada Rabu (19/11/2025) malam dan dikabarkan meninggal Sabtu (21/11/2025) pagi. “Sudah dikubur di Tangerang,” kata Sayem.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya menyatakan, pelaku adalah ayah tirinya Alvaro Bernama Alex diketahui menikah dengan ibu korban sejak 2023.
Polisi menemukan Alvaro dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang selama 8 bulan. Tes DNA tengah dilakukan untuk memastikan identitas kerangka yang diduga sebagai Alvaro.
Proses penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari. Selain itu, laporan keluarga mengenai hilangnya Alvaro tidak diterima tepat pada hari kejadian.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi, pihak sekolah, keluarga, serta pesan langsung di media sosial dan saluran aduan Kapolsek untuk menuntaskan penyelidikan.
Kakek korban, Tugimin (71), menduga Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Polisi belum membeberkan penyebab kematian tersangka maupun rinciannya, karena kasus masih dalam pendalaman.
Kasus ini menimbulkan sorotan publik terkait keselamatan anak dan proses hukum terhadap pelaku yang meninggal saat dalam tahanan, sehingga kepolisian berjanji mengungkap fakta secara transparan
Sunday, November 23, 2025
Fakta Sebenarnya! Polda Metro Tegaskan MAF Bukan Anak Propam, Mobil di Bogor Hasil Takeover Kredit
Fakta Sebenarnya! Polda Metro Tegaskan MAF Bukan Anak Propam, Mobil di Bogor Hasil Takeover Kredit
Kontroversi mengenai seorang pria yang mengaku sebagai anak anggota Propam Polda Metro
Jaya dan menggunakan mobil yang diklaim sebagai barang bukti (BB) Polsek untuk berjalan-jalan di Mal BTM Bogor akhirnya menemui titik terang.
Polda Metro Jaya secara resmi buka suara meluruskan informasi yang terlanjur viral di media sosial, menegaskan bahwa klaim pria berinisial MAF tersebut adalah tidak benar.
Tepis Kabar Viral, Polda Metro Ungkap Fakta Sebenarnya
Insiden ini bermula dari video cekcok di area parkir antara MAF dengan sejumlah orang yang diduga debt collector. Dalam video yang diunggah oleh akun seperti @undercover.id, MAF secara lantang mengaku sebagai
anak Propam sekaligus menyebut mobil yang ia kendarai berstatus barang bukti pinjaman dari Polsek. Menanggapi kehebohan di ruang digital, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombespol Bhudi Hermanto, segera memberikan klarifikasi resmi pada Minggu (23/11/2025).
1. Bantahan Klaim Anak Propam
Kombespol Bhudi Hermanto dengan tegas membantah pengakuan MAF. Ia memastikan bahwa MAF sama sekali
tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan anggota Propam Polda Metro Jaya.
“Kami dari Polda Metro Jaya akan menyampaikan informasi dan fakta. Yang pertama
adalah tidak benar bahwa saudara MAF ataupun orang tuanya sebagai anggota
Propam Polda Metro Jaya,” kata Bhudi dalam keterangannya.
2. Status Mobil: Bukan Barang Bukti Hukum
Selain membantah status keanggotaan keluarga MAF, Polda Metro Jaya juga meluruskan status mobil yang menjadi objek cekcok.
Mobil tersebut, yang sempat diklaim MAF sebagai “barang bukti Polsek” yang dipinjamkan, ternyata bukanlah barang bukti yang terikat dalam proses hukum di Polda Metro Jaya. Melainkan, kendaraan tersebut diduga kuat merupakan hasil dari takeover kredit.
MAF Berdalih Terpaksa Mengaku Karena Terintimidasi
Dalam laporan lanjutan, terungkap bahwa MAF memberikan alibi atas pengakuan bohongnya. Pria tersebut
mengaku terpaksa melontarkan klaim sebagai anak Propam dan menggunakan mobil BB karena merasa diintimidasi oleh debt collector yang mencegatnya di area parkir.
Tindakan MAF, yang kini diketahui sedang berada di Yogyakarta, jelas menimbulkan kebingungan dan kegaduhan di masyarakat, serta merugikan citra institusi Polri.
Polda Metro Jaya Lakukan Pendalaman dan Pemanggilan
Hingga saat ini, petugas kepolisian sedang mendalami motif dan meminta keterangan dari MAF. Pihak Polda Metro Jaya ingin mempertanyakan maksud dan tujuan MAF menyampaikan klaim bohong tersebut di hadapan publik dan mengapa video pengakuannya sampai beredar luas.
“Kami akan mempertanyakan maksud dan tujuan menyampaikan pertanyaan tersebut
dari akun yang kami terima beredar di masyarakat. Demikian yang bisa kami sampaikan
untuk meluruskan informasi, sehingga tidak bias di masyarakat,” tukas Bhudi.
Klarifikasi cepat dari Polda Metro Jaya ini diharapkan dapat meluruskan narasi yang bias di tengah masyarakat, sekaligus menggarisbawahi pentingnya verifikasi informasi sebelum beredar luas di media sosial.
https://detik.in/2025/11/24/fakta-sebenarnya-polda-metro-tegaskan-maf-bukan-anak-propam-mobil-di-bogor-hasil-takeover-kredit/?feed_id=36696&_unique_id=69237668067bd
Subscribe to:
Posts (Atom)