Pages

Sunday, November 30, 2025

Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung Warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh nikmati perangkat WiFi. Foto: Dok. Istimewa Jakarta - Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) memasang delapan perangkat akses internet di titik banjir wilayah utara Sumatera. Kini warga sudah mulai berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan internet. Mabes Polri mengirimkan total 8 perangkat WiFi ke wilayah terdampak bencana, yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara, dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya. Berdasarkan video yang diterima, sejumlah warga tampak menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan keluarga. Diketahui bahwa hampir empat hari warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh, terputus akses internet. "Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang," ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana, Minggu (30/11/2025). [embed]https://www.youtube.com/shorts/2l07bx8jQYU[/embed] Pengungsi tampak antusias menggunakan layanan akses internet gratis itu. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan rasa syukur usai berkomunikasi dengan keluarga. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan Wi-Fi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelepon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi," kata salah satu warga di lokasi. "Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih," tambahnya. Adapun akses Wi-Fi ini akan dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. Polri berharap kondisi warga terdampak banjir hingga longsor di utara Pulau Sumatera segera membaik. https://detik.in/2025/11/30/polisi-siapkan-perangkat-wifi-di-lokasi-banjir-warga-kembali-terhubung/?feed_id=38464&_unique_id=692c3719f3f21

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga Aceh - Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin. Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari. “Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana. Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya: "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.” Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. https://detik.in/2025/11/30/polri-siapkan-perangkat-starlink-di-lokasi-bencana-warga-akhirnya-bisa-terhubung-kembali-dengan-keluarga/?feed_id=38396&_unique_id=692c315d775ef

Friday, November 28, 2025

Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru Foto: Kapolda Metro Jaya pimpin apel bersama para satpam dan satkamling se-Jakarta (Wildan/detikcom) Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin apel Pam Swakarsa bersama ribuan Satpam dan Satkamling dari seluruh Jakarta. Asep mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. "Apel ini diikuti lebih dari 1.500 orang. Terdiri dari kurang lebih 800 personel Satpam dan 500 personel Satkamling," kata Irjen Asep dalam amanatnya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025). Asep mengatakan aktivitas masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru akan melonjak hingga 60%, terutama di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, bandara hingga ruang publik lainnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling untuk meningkatkan kewaspadaan saat ada lonjakan aktivitas warga. "Menandakan akan ada peningkatan potensi gangguan Kamtibmas, seperti adanya pecurian, percopetan, scamming ATM, penipuan digital, dan kejahatan jalan lainnya yang memanfaatkan kelengahan kita semua. Untuk itu, kita tidak boleh gentar, justru inilah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kita kepada masyarakat," jelasnya. Asep menegaskan Satpam merupakan sosok terdepan untuk mendeteksi gangguan keamanan. Dia mengajak Satpam dan Satkamling untuk sama-sama menjaga keamanan saat Natal dan Tahun Baru. "Sehingga malam pergantian tahun yang akan sering kali disertai risiko adanya petasan, kebakaran, situasi panik atau gangguan akibat pengaruh hal-hal yang negatif," kata dia. "Belum lagi ancaman tersembunyi, seperti aksi teror yang tidak boleh kita remehkan. Dalam situasi ini, deteksi dini dan pelaporan cepat menjadi benteng pertahanan pertama," imbuhnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling terus bersinergi. Dia mengajak mereka melakukan pengamanan yang berlapis di titik rawan. "Laksanakan pengamanan yang berlapis, mulai dari pemeriksaan akses masuk, patroli, hingga pengawasan di titik-titik rawam. Ketiga, deteksi dini dan respon cepat. Informasi siapapun harus segera diteruskan ke Polsek atau Polres," imbuhnya. Dia juga mengingatkan Satpam dan Satkamling selalu bersikap humanis. Dia meminta mereka bersinergi melaporkan potensi gangguan keamanan agar bisa ditangani lebih cepat. "Apel ini bukan seremonial semata, ini adalah sebagai simbol tekad bersama untuk menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan damai. Melalui Program Jaga Jakarta yang merupakan empat pilar, Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Keamanan. Mari kita wujudkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama," pungkasnya. https://detik.in/2025/11/28/kapolda-metro-pimpin-apel-satpam-ajak-jaga-jakarta-jelang-natal-tahun-baru/?feed_id=38124&_unique_id=6929870764f69

Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberi penghargaan kepada empat Satpam dan Satkamling berprestasi di Jakarta. Di antara mereka, ada yang menggagalkan aksi maling berpistol. Penghargaan diberikan saat apel Pam Swakarsa di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025) pagi. Irjen Asep mengucapkan terima kasih atas aksi para Satpam berprestasi itu. "Tentunya kami selaku Kapolda dan jajaran mengapresiasi hal ini memberikan penghargaan setinggi-tingginya sudah bisa menggagalkan suatu kejahatan, bisa menangkap pelakunya dan juga membantu kegiatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam Ataupun kebakaran yang ada di wilayah lingkungan warganya," kata Irjen Asep kepada wartawan, Jumat (28/11/2025). 1. Tri Agus Wiyono, satpam Kantor Pegadaian di Kota Depok Pada 10 Juli 2025 lalu, dia berhasil menggagalkan aksi perampokan terhadap nasabah senilai Rp 300 juta. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus gembos ban. 2. Sandra Pujangga Hadi, satpam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Pada 22 Agustus 2025 lalu, Sandra mengamankan pelaku pencurian spion mobil. Dalam aksinya, para pelaku mempersenjatai diri dengan menggunakan senjata api. 3. Syahrul, Satkamling RW 14, Cengkareng, Jakarta Barat Syahrul berperan dalam membantu mengatasi korsleting listrik, mengatasi kebakaran hingga menangkap maling di wilayah Cengkareng. 4. Rianto Cahaya Putra, Satkamling Petukangan Utara Rianto diberikan penghargaan oleh Polda Metro Jaya setelah berhasil mengamankan pelaku tawuran remaja di wilayah Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. https://detik.in/2025/11/28/kapolda-metro-beri-penghargaan-ke-4-satpam-ada-yang-lawan-rampok-bersenpi/?feed_id=38056&_unique_id=69298396c4f49

Pesan Kapolri Saat Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian. Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya. Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit. Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri. Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI. "Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. https://detik.in/2025/11/28/pesan-kapolri-saat-pimpin-wisuda-prajurit-taruna-kapolri-tekankan-sinergitas-tni-polri-untuk-wujudkan-indonesia-emas-2045/?feed_id=37988&_unique_id=69295e3bc65a8

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian. Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya. Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit. Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri. Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI. "Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. https://detik.in/2025/11/28/pimpin-wisuda-prajurit-taruna-kapolri-tekankan-sinergitas-tni-polri-untuk-wujudkan-indonesia-emas-2045/?feed_id=37920&_unique_id=69295a4f13512

Thursday, November 27, 2025

Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2). Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional. “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang. “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas https://detik.in/2025/11/27/momen-haru-disaat-kaum-disabiltas-berdoa-untuk-kesuksesan-karir-polisi-langka-kombes-pol-budi-hermanto/?feed_id=37648&_unique_id=6928169be57b0

Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai salah satu sosok yang peduli terhadap disabilitas di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota) JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas yang diterima Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Kombes Pol Budi Hermanto beserta dua institusi lainnya secara simbolis di momentum Puncak Hari Disabilitas Internasional Provinsi Jatim Tahun 2022 di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). Khofifah menjelaskan, alasan diberikannya penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas dikarenakan Polresta Malang Kota telah membuka ruang dan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas. "Ada di antara mereka yang menjadi konten kreator, ada yang menjadi humas di Polresta Malang Kota. Ini akan menjadi referensi bagi institusi lainnya bahwa mereka memiliki awareness, peluang dan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya," ujar Khofifah kepada Jatim Times. Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim itu menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga pihak yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas. Di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai pucuk pimpinan Polresta Malang Kota. Kemudian Maskurun, seorang perempuan pendiri Rumah Qur'an Sahabat Tuli Kediri, serta PT Sumber Alfaria Triajaya (Alfamart). "Kami sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang-orang hebat yang telah peduli dengan disabilitas," terang Khofifah. Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengaku kaget dan merasa terharu atas penghargaan yang diterima Polresta Malang Kota dari Gubernur Provinsi Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai institusi peduli disabilitas. "Kami melakukan rekutmen saudara-saudara disabilitas ini, murni karena melihat kemampuan mereka dan hal ini sudah berjalan selama sembilan bulan," jelas perwira polisi yang akrab disapa Buher. Perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya ini menjelaskan, Polresta Malang Kota telah melakukan penerimaan empat staf dari penyandang disabilitas dengan penempatan yang berbeda. Keempat staf tersebut yakni Fany Akbar dan Rara Lingga Mardiani di bagian Humas Polresta Malang Kota. Fatrullah Budi Harianto ditempatkan di bagian SKCK Sat Intelkam Polresta Malang Kota. Sedangkan Ni Putu Ayu Nouvalyta Endrajaya, ditempatkan di Bagian Perencanaan (Bagren) Polresta Malang Kota. "Dengan adanya empat orang disabilitas tersebut, dapat menjadi semangat, motivasi, serta contoh bagi personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik," pungkas Buher.   https://detik.in/2025/11/27/peduli-disabilitas-gubernur-jatim-berikan-penghargaan-buat-kombes-pol-budi-hermanto-saat-jabat-kapolresta-malang-kota/?feed_id=37580&_unique_id=69281168a9023

Wednesday, November 26, 2025

Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kombespol Budi Hermanto

Kisah Persahabatan Seorang Bocah dengan Kapolresta Malang Kota

(Foto: istimewa)
  Takdir kehidupan sudah digariskan oleh sang pencipta. Sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa agar hidupnya lebih baik dan bermakna. Karena setiap kesuksesan tidak akan ada hasil yang menghianati proses. Sebuah doa dan usaha yang dilakukan seseorang dengan tulus pasti akan berbuah manis. Hal ini seperti kisah inspiratif seorang keluarga sederhana yang berasal dari Kecamatan Sukun, Kota Malang. Yozay Wijaya (11), anak laki-laki pasangan Roni Wijaya dan Sari Widyawati, tak pernah menyangka dirinya akan memiliki seorang sahabat seorang Kapolresta.
(Foto: istimewa)
Awal persahabatan Yozay dan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bermula dari ibunya yang meninggalkan jejak komentar di salah satu postingan Instagram Polresta Malang Kota, Juni 2022 silam. Pada komentar tersebut, Sari Widyawati menyampaikan bahwa putra sulungnya lahir pada 1 Juli 2012, bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara. Buher, sapaan akrab Kapolresta, mengonfirmasi bahwa persahabatannya tersebut terjalin berkat jejak komentar yang ditinggalkan oleh ibunda Yozay. “Memang benar. Sekitar satu tahun lalu kami melihat komentar ibunya Yozay. Kemudian saya meminta anggota untuk mengeceknya, dan ternyata benar” terangnya, Jumat (17/6/2023). Tidak cukup sampai di situ, Yozai bersama keluarganya kemudian diundang hadir dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Polresta Malang Kota. Seperti perayaan Hari Bhayangkara ke-76, perayaan Iduladha 2022, Tasyakuran Tahun Baru 2023, dan sejumlah kegiatan lainnya.
(Foto: istimewa)
Bahkan saat ini keluarga tersebut masih mendapat perhatian dari Buher, dengan dilakukannya program bedah rumah milik keluarga Yozay. Program bedah rumah menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun ini. “Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-77 ,dan kami ingin dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Kota Malang, khususnya untuk keluarga Yozay yang dari dulu sudah memiliki impian untuk memiliki rumah lebih sehat,” tutur Buher. “Doa keluarga kecil ini diwujudkan oleh Polresta Malang Kota, yang bersinergi dengan Batasmedia 99 serta para donatur lainnya,” lanjut Kapolresta. Program bedah rumah dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-77 kali ini menyasar tiga lokasi di wilayah Kecamatan Sukun. Selain rumah keluarga dari Yozay, rumah lainnya yang direnovasi adalah milik Srianah dan Suwandi. Tidak hanya  program bedah rumah, Kapolresta juga turut membantu proses pembangunan salah satu masjid.
(Foto: istimewa)
Perhatian yang diberikan oleh Kapolresta Malang Kota membuat orangtua Yozay angkat bicara. “Tentunya kami sangat berterimakasih Bapak Kapolresta Malang Kota, yang telah memberikan banyak perhatiannya kepada ananda kami. Bahkan saat ini keluarga kami mendapat bantuan bedah rumah yang telah kami tinggali sejak 2015,” ucap Roni Wijaya, ayah Yozay. Selama ini Yosay tinggal bersama kedua orangtua dan adiknya di sebuah rumah berukuran 4,5 x 6,5 meter yang kondisinya kurang sehat. Proses bedah rumah yang dilakukan Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Batasmedia99 ditargetkan rampung pada 28 Juni 2023 dan siap untuk kembali dihuni. “Sesuai rencana, jelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-77 pada 1 Juli 2023, tiga rumah dan satu tempat ibadah (masjid) telah selesai pelaksanaan pemugarannya, dan akan siap di tempati serta digunakan kembali,” pungkas Buher
https://detik.in/2025/11/27/kisah-persahabatan-seorang-bocah-dengan-kombespol-budi-hermanto/?feed_id=37512&_unique_id=6928011180e5e

Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.
Banyak pejabat dikenang karena jabatan dan prestasinya. Namun bagi komunitas disabilitas di Malang Raya, nama Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., memiliki arti yang jauh lebih dalam. Ia bukan sekadar mantan Kapolresta Malang Kota, melainkan sosok yang mereka panggil dengan penuh kasih sebagai “Bapak” atau seorang pelindung yang hadir dengan hati, bukan sekadar seragam. Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya bukan muncul dari seremoni atau pencitraan, melainkan tumbuh dari hubungan tulus yang dibangun selama masa kepemimpinannya di Polresta Malang Kota. Di bawah kepemimpinannya, kantor polisi tak hanya berfungsi sebagai tempat penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang kemanusiaan yang terbuka bagi anak-anak difabel. Pria yang akrab disapa Buher itu memberi kesempatan bagi mereka untuk hadir, belajar, dan ikut berperan. Di antara mereka ada Rara, Fany, Fatrullah, dan Ayu, empat anak disabilitas yang kini menganggapnya sebagai ayah sendiri. Anak-anak itu pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kepolisian, mulai dari membantu dokumentasi hingga ikut serta dalam kampanye publik tentang empati dan inklusi sosial.
“Bapak itu berbeda. Beliau tidak datang sebagai pejabat, tapi sebagai seseorang yang benar-benar mendengarkan kami. Berkat beliau, kami tahu bahwa polisi juga punya hati yang lembut,” ucap Rara, Selasa (11/11/2025). “ Bagi Buher, kedekatan dengan komunitas disabilitas bukan ajang pencitraan. Ia menyebutnya sebagai panggilan kemanusiaan. Buher kerap menyambangi rumah-rumah anak difabel, menyalurkan bantuan berupa alat bantu gerak, biaya pendidikan, hingga rutin menyisihkan satu ekor sapi setiap Iduladha khusus untuk mereka. “Saya belajar banyak dari mereka, tentang ketulusan, semangat, dan rasa syukur. Tidak perlu menjadi hebat, cukup menjadi bermanfaat,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto. Meski kini bertugas di Jakarta sebagai Kabidhumas Polda Metro Jaya, kepedulian itu tak pernah padam. Di sela kesibukannya, Buher tetap menjaga komunikasi dengan anak-anak binaannya di Malang. Ia masih sering menelepon untuk menanyakan kabar, memberi semangat, atau sekadar bercanda, seperti ayah yang tak pernah lupa pada anak-anaknya. Bagi komunitas disabilitas Malang Raya, sosok Buher menjadi simbol harapan dan keteladanan bahwa masih ada pejabat yang bekerja dengan nurani dan kehangatan. “Beliau mengajarkan kami agar tidak malu menjadi diri sendiri, dan terus berani bermimpi,” tutur Ayu, salah satu anak asuhnya. Atas dedikasi dan kepeduliannya, Kombes Pol Budi Hermanto telah menerima sejumlah penghargaan. Namun baginya, penghargaan sejati bukanlah piagam atau piala, melainkan tawa dan semangat anak-anak disabilitas yang kini kembali percaya bahwa mereka berharga. Kini, meski mengemban tanggung jawab baru di ibu kota, Buher tetap membawa semangat yang sama bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak diukur dari pangkat, melainkan dari ketulusan hatinya dalam merangkul sesama. Kombes Pol Budi Hermanto bukan hanya perwira kepolisian, ia adalah Bapak Disabilitas, sosok yang menanamkan nilai kasih, empati, dan kemanusiaan yang melampaui batas jabatan dan seragam
https://detik.in/2025/11/27/kombes-pol-budi-hermanto-sosok-di-balik-julukan-bapak-disabilitas-malang-raya/?feed_id=37444&_unique_id=6927fd8aacae5