Pages

Monday, December 1, 2025

Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

Kapolda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut

Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025. “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang. Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera. Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel. Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya. Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir. Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025. Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa https://detik.in/2025/12/01/kapolda-metro-jaya-kirim-15-truk-bantuan-untuk-korban-bencana-aceh-sumbar-dan-sumut/?feed_id=39348&_unique_id=692d9ce00c07c

Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

Polda Metro Jaya Kirim 15 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan setelah mendata kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan sosial untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dari Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 1 Desember 2025. Tempo/Nabiila Azzahra Abdullah
KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri melepas bantuan tersebut pada Senin, 1 Desember 2025. “Pada hari ini kami akan melaksanakan pengiriman bantuan kemanusiaan yang akan kami kirim ke tiga provinsi: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Asep saat upacara pelepasan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin siang. Asep mengatakan bantuan itu dikumpulkan setelah polisi melakukan pendataan kebutuhan mendesak di lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir dan longsor. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang melanda Sumatera. Adapun bantuan yang dikirimkan Polda Metro Jaya diangkut dalam 15 truk, yaitu lima truk trailer dan 10 truk cold diesel. Muatan bantuan terdiri atas 350 karung beras atau setara dengan 17.500 kg, 5.000 karton Indomie, 2.500 karton minyak, 62.500 kg gula, 1.250 kodi selimut, 1.250 kodi sarung, 2.500 karton air mineral, 250 karton popok, 1.250 karton biskuit, 2.500 karton susu, 125 karton lilin, 5.000 karton teh, dan 2.500 karton kopi. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, bantuan akan disalurkan secara bertahap, bekerja sama dengan polda setempat. “Agar dapat terdistribusi dengan tertib, tepat sasaran, dan cepat diterima oleh masyarakat,” ujarnya. Pada hari yang sama, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberangkatkan ratusan personel Polri ke Pulau Sumatera untuk membantu penanganan pasca-bencana banjir. Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, ada 200 personel yang akan diturunkan di masing-masing daerah terdampak bencana banjir Sumatera tersebut. “Dua ratus pasukan nanti akan kami terjunkan dengan seluruh logistik dan peralatan pendukungnya,” kata Dedi pada Senin, 1 Desember 2025. Banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah hujan deras turun sejak 24 November 2025. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menduga anomali cuaca itu disebabkan adanya pertumbuhan siklon tropis Senyar di daratan Langsa, Aceh. Fenomena itu disebut langka, karena biasanya siklon tropis berkembang di laut terbuka seperti Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal per Ahad, 30 November 2025, adalah 442 orang dari ketiga provinsi terdampak. Sementara jumlah orang hilang saat ini dicatat sebanyak 402 jiwa
https://detik.in/2025/12/01/polda-metro-jaya-kirim-15-truk-bantuan-untuk-korban-banjir-sumatera/?feed_id=39280&_unique_id=692d992c25096

Sunday, November 30, 2025

Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah Sumut - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat. Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam. "Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan," kata Sigit. Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM). "Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Sigit. Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak. "Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti," ucap Sigit. Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan 'Polri untuk Masyarakat' sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari. https://detik.in/2025/12/01/kapolri-dampingi-presiden-cek-lokasi-pengungsian-korban-banjir-di-tapanuli-tengah/?feed_id=38872&_unique_id=692d327479001

Kapolri Tegaskan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

Kapolri Tegaskan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera Sumut - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmennya dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait dengan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Sigit menegaskan, Korps Bhayangkara langsung merespons cepat mengerahkan kekuatan yakni, personel, sarana-prasarana, helikopter, pesawat hingga kapal untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah. Hal itu ditekankan Sigit saat menggelar rapat koordinasi penanganan bencana bersama sejumlah stakeholder terkait di Medan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025), malam. "Jajaran Polri sesuai arahan Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan," kata Sigit dalam jumpa pers. Sigit memastikan, personel telah diterjunkan ke titik terdampak musibah tersebut. Selain itu, kata Sigit, personel hingga bantuan juga difokuskan untuk masuk ke wilayah yang paling parah atau hingga terisolasi usai bencana alam. "Mulai dari turunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir kemudian kita menurunkan sarpras, baik pesawat, helikopter, kapal untuk bisa bantu kirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat utamanya di wilayah terputus, jalurnya yang tidak bisa dimasukin, maka kita kerahkan bantuan melalu jalur udara," ujar Sigit. Sigit menuturkan, kekuatan yang dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran. Dalam hal ini, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memaksimalkan bantuan dan penanganan bencana alam. "Kita turunkan untuk memaksimalkan, dukungan kita terhadap operasi ini, mungkin kita juga akan gelar operasi kemanusiaan, sehingga kemudian terkait kebutuhan personel, kebutuhan dukungan bantuan peralatan, sarpras, logistik bisa kita maksimalkan untuk membantu di 3 wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar," tutup Sigit. https://detik.in/2025/11/30/kapolri-tegaskan-personel-dan-logistik-dikerahkan-ke-lokasi-terisolir-bencana-sumatera/?feed_id=38532&_unique_id=692c5dee3d810

Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung

Polisi Siapkan Perangkat WiFi di Lokasi Banjir, Warga Kembali Terhubung Warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh nikmati perangkat WiFi. Foto: Dok. Istimewa Jakarta - Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) memasang delapan perangkat akses internet di titik banjir wilayah utara Sumatera. Kini warga sudah mulai berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan internet. Mabes Polri mengirimkan total 8 perangkat WiFi ke wilayah terdampak bencana, yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara, dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya. Berdasarkan video yang diterima, sejumlah warga tampak menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan keluarga. Diketahui bahwa hampir empat hari warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh, terputus akses internet. "Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang," ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana, Minggu (30/11/2025). [embed]https://www.youtube.com/shorts/2l07bx8jQYU[/embed] Pengungsi tampak antusias menggunakan layanan akses internet gratis itu. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan rasa syukur usai berkomunikasi dengan keluarga. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan Wi-Fi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelepon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi," kata salah satu warga di lokasi. "Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih," tambahnya. Adapun akses Wi-Fi ini akan dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. Polri berharap kondisi warga terdampak banjir hingga longsor di utara Pulau Sumatera segera membaik. https://detik.in/2025/11/30/polisi-siapkan-perangkat-wifi-di-lokasi-banjir-warga-kembali-terhubung/?feed_id=38464&_unique_id=692c3719f3f21

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga Aceh - Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin. Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat. Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari. “Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana. Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya: "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.” Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. https://detik.in/2025/11/30/polri-siapkan-perangkat-starlink-di-lokasi-bencana-warga-akhirnya-bisa-terhubung-kembali-dengan-keluarga/?feed_id=38396&_unique_id=692c315d775ef

Friday, November 28, 2025

Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru

Kapolda Metro Pimpin Apel Satpam, Ajak Jaga Jakarta Jelang Natal-Tahun Baru Foto: Kapolda Metro Jaya pimpin apel bersama para satpam dan satkamling se-Jakarta (Wildan/detikcom) Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin apel Pam Swakarsa bersama ribuan Satpam dan Satkamling dari seluruh Jakarta. Asep mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. "Apel ini diikuti lebih dari 1.500 orang. Terdiri dari kurang lebih 800 personel Satpam dan 500 personel Satkamling," kata Irjen Asep dalam amanatnya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025). Asep mengatakan aktivitas masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru akan melonjak hingga 60%, terutama di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, bandara hingga ruang publik lainnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling untuk meningkatkan kewaspadaan saat ada lonjakan aktivitas warga. "Menandakan akan ada peningkatan potensi gangguan Kamtibmas, seperti adanya pecurian, percopetan, scamming ATM, penipuan digital, dan kejahatan jalan lainnya yang memanfaatkan kelengahan kita semua. Untuk itu, kita tidak boleh gentar, justru inilah panggilan tanggung jawab dan pengabdian kita kepada masyarakat," jelasnya. Asep menegaskan Satpam merupakan sosok terdepan untuk mendeteksi gangguan keamanan. Dia mengajak Satpam dan Satkamling untuk sama-sama menjaga keamanan saat Natal dan Tahun Baru. "Sehingga malam pergantian tahun yang akan sering kali disertai risiko adanya petasan, kebakaran, situasi panik atau gangguan akibat pengaruh hal-hal yang negatif," kata dia. "Belum lagi ancaman tersembunyi, seperti aksi teror yang tidak boleh kita remehkan. Dalam situasi ini, deteksi dini dan pelaporan cepat menjadi benteng pertahanan pertama," imbuhnya. Dia mengajak para Satpam dan Satkamling terus bersinergi. Dia mengajak mereka melakukan pengamanan yang berlapis di titik rawan. "Laksanakan pengamanan yang berlapis, mulai dari pemeriksaan akses masuk, patroli, hingga pengawasan di titik-titik rawam. Ketiga, deteksi dini dan respon cepat. Informasi siapapun harus segera diteruskan ke Polsek atau Polres," imbuhnya. Dia juga mengingatkan Satpam dan Satkamling selalu bersikap humanis. Dia meminta mereka bersinergi melaporkan potensi gangguan keamanan agar bisa ditangani lebih cepat. "Apel ini bukan seremonial semata, ini adalah sebagai simbol tekad bersama untuk menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan damai. Melalui Program Jaga Jakarta yang merupakan empat pilar, Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Keamanan. Mari kita wujudkan keamanan sebagai tanggung jawab bersama," pungkasnya. https://detik.in/2025/11/28/kapolda-metro-pimpin-apel-satpam-ajak-jaga-jakarta-jelang-natal-tahun-baru/?feed_id=38124&_unique_id=6929870764f69

Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi

Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 4 Satpam, Ada yang Lawan Rampok Bersenpi Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberi penghargaan kepada empat Satpam dan Satkamling berprestasi di Jakarta. Di antara mereka, ada yang menggagalkan aksi maling berpistol. Penghargaan diberikan saat apel Pam Swakarsa di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (28/11/2025) pagi. Irjen Asep mengucapkan terima kasih atas aksi para Satpam berprestasi itu. "Tentunya kami selaku Kapolda dan jajaran mengapresiasi hal ini memberikan penghargaan setinggi-tingginya sudah bisa menggagalkan suatu kejahatan, bisa menangkap pelakunya dan juga membantu kegiatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam Ataupun kebakaran yang ada di wilayah lingkungan warganya," kata Irjen Asep kepada wartawan, Jumat (28/11/2025). 1. Tri Agus Wiyono, satpam Kantor Pegadaian di Kota Depok Pada 10 Juli 2025 lalu, dia berhasil menggagalkan aksi perampokan terhadap nasabah senilai Rp 300 juta. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus gembos ban. 2. Sandra Pujangga Hadi, satpam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Pada 22 Agustus 2025 lalu, Sandra mengamankan pelaku pencurian spion mobil. Dalam aksinya, para pelaku mempersenjatai diri dengan menggunakan senjata api. 3. Syahrul, Satkamling RW 14, Cengkareng, Jakarta Barat Syahrul berperan dalam membantu mengatasi korsleting listrik, mengatasi kebakaran hingga menangkap maling di wilayah Cengkareng. 4. Rianto Cahaya Putra, Satkamling Petukangan Utara Rianto diberikan penghargaan oleh Polda Metro Jaya setelah berhasil mengamankan pelaku tawuran remaja di wilayah Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. https://detik.in/2025/11/28/kapolda-metro-beri-penghargaan-ke-4-satpam-ada-yang-lawan-rampok-bersenpi/?feed_id=38056&_unique_id=69298396c4f49

Pesan Kapolri Saat Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian. Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya. Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit. Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri. Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI. "Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. https://detik.in/2025/11/28/pesan-kapolri-saat-pimpin-wisuda-prajurit-taruna-kapolri-tekankan-sinergitas-tni-polri-untuk-wujudkan-indonesia-emas-2045/?feed_id=37988&_unique_id=69295e3bc65a8

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian. Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya. Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit. Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri. Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI. "Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. https://detik.in/2025/11/28/pimpin-wisuda-prajurit-taruna-kapolri-tekankan-sinergitas-tni-polri-untuk-wujudkan-indonesia-emas-2045/?feed_id=37920&_unique_id=69295a4f13512