Pages

Thursday, December 18, 2025

Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI

Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program 'Jaga Laut Jakarta', 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=AlSSYLHwdA8[/embed] Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan. Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa "Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu," ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025). Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut. "Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka," ujarnya. Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program 'Jaga Laut Jakarta' pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya. https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/begini-semangat-kapolda-metro-gandeng-1-000-nelayan-jaga-laut-jakarta-hingga-pecahkan-rekor-muri/?feed_id=7415&_unique_id=6943d0588040e

Live Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI

Live Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program 'Jaga Laut Jakarta', 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=AlSSYLHwdA8[/embed] Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan. Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa "Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu," ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025). Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut. "Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka," ujarnya. Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program 'Jaga Laut Jakarta' pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya. https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/live-kapolda-metro-gandeng-1-000-nelayan-jaga-laut-jakarta-hingga-pecahkan-rekor-muri/?feed_id=7320&_unique_id=6943c52d3007d

Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI

Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Hingga Pecahkan Rekor MURI Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program 'Jaga Laut Jakarta', 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan. Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan. Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa "Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu," ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025). Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut. "Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka," ujarnya. Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program 'Jaga Laut Jakarta' pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya. https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/kapolda-metro-gandeng-1-000-nelayan-jaga-laut-jakarta-hingga-pecahkan-rekor-muri/?feed_id=7225&_unique_id=6943c00d1e3c5

Wednesday, December 17, 2025

Super Sekali Hingga Pecahkan Rekor MURI, Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta'

Super Sekali Hingga Pecahkan Rekor MURI, Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program 'Jaga Laut Jakarta', 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan. Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan. Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa "Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu," ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025). Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut. "Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka," ujarnya. Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program 'Jaga Laut Jakarta' pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya. https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/super-sekali-hingga-pecahkan-rekor-muri-kapolda-metro-gandeng-1-000-nelayan-jaga-laut-jakarta/?feed_id=7130&_unique_id=6943982a55d8c

Pecahkan Rekor MURI, Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta'

Pecahkan Rekor MURI, Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan 'Jaga Laut Jakarta' Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program 'Jaga Laut Jakarta', 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan. Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan. Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa "Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu," ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025). Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut. "Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka," ujarnya. Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program 'Jaga Laut Jakarta' pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya. https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/pecahkan-rekor-muri-kapolda-metro-gandeng-1-000-nelayan-jaga-laut-jakarta/?feed_id=7035&_unique_id=69438cd4310e7

BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar

BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

 Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi mencanangkan Program Pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara. Langkah ini menegaskan komitmen BNN memerangi narkotika secara menyeluruh, bukan hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga melalui pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan, persoalan narkotika tidak bisa dipandang semata sebagai kejahatan hukum. Sebaliknya, narkoba berkelindan dengan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketahanan keluarga, kesenjangan sosial, kondisi lingkungan, hingga terbatasnya akses pendidikan. Karena itu, Suyudi menyatakan BNN secara khusus mencanangkan program pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari. Program ini menjadi simbol hadirnya negara secara nyata di wilayah yang selama ini dikenal rawan narkotika. Lebih lanjut, Suyudi menekankan BNN kini tampil dengan pendekatan baru. Melalui program ini, BNN berupaya mengubah kawasan yang sebelumnya rentan menjadi lingkungan yang berdaya, tangguh, dan bersinar, yakni bersih dari narkoba.

Pendekatan Komprehensif dan Berkelanjutan

Menurutnya, program pemulihan ini bukan kegiatan biasa atau sekadar formalitas. BNN menjalankan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan melalui empat pilar utama yang saling terintegrasi. Empat pilar tersebut meliputi pemulihan individu melalui rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba, pemulihan sosial dengan memperkuat peran keluarga serta tokoh masyarakat, pemulihan lingkungan agar menjadi ruang yang aman dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi supaya warga memiliki penghasilan yang legal dan berkelanjutan. Selain itu, BNN juga mengukuhkan para relawan antinarkotika sebagai garda terdepan di Kampung Muara Bahari. Relawan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga unsur PKK ini diharapkan mampu menjaga wilayahnya dari kembalinya pengaruh gelap narkotika.
Baca Juga :  TK Negeri Semper Penuh Canda Tawa, Puluhan Ayah Turun Rayakan Hari Ayah Nasional
Sebanyak 25 relawan antinarkotika resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, BNN turut menyalurkan bantuan sosial berupa pelatihan keterampilan hidup, dukungan penguatan ekonomi warga, serta buku edukasi terkait rehabilitasi narkoba. Di sisi lain, BNN juga membuka layanan kesehatan dan konseling gratis bagi masyarakat. Langkah ini menegaskan bahwa negara tidak hanya hadir untuk menindak pelaku kejahatan, tetapi juga untuk merangkul, memulihkan, dan menyembuhkan luka sosial akibat narkotika. Suyudi berharap, pencanangan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari dapat menjadi contoh nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan bersatu melawan peredaran narkoba. “Dengan kebersamaan dan kolaborasi antara aparat serta masyarakat, kita bisa memenangkan perang melawan narkotika,” tegas Suyudi.
https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/bnn-hadirkan-pemulihan-terpadu-kampung-muara-bahari-jadi-kampung-harapan-bersinar/?feed_id=6940&_unique_id=6943785c86ba5

Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar, BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu

Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar, BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat mencanangkan Program Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, sebagai upaya pemulihan dan pemberantasan narkoba. (Posnews/Ist)

 Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi mencanangkan Program Pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara. Langkah ini menegaskan komitmen BNN memerangi narkotika secara menyeluruh, bukan hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga melalui pemulihan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menegaskan, persoalan narkotika tidak bisa dipandang semata sebagai kejahatan hukum. Sebaliknya, narkoba berkelindan dengan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketahanan keluarga, kesenjangan sosial, kondisi lingkungan, hingga terbatasnya akses pendidikan. Karena itu, Suyudi menyatakan BNN secara khusus mencanangkan program pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari. Program ini menjadi simbol hadirnya negara secara nyata di wilayah yang selama ini dikenal rawan narkotika. Lebih lanjut, Suyudi menekankan BNN kini tampil dengan pendekatan baru. Melalui program ini, BNN berupaya mengubah kawasan yang sebelumnya rentan menjadi lingkungan yang berdaya, tangguh, dan bersinar, yakni bersih dari narkoba.

Pendekatan Komprehensif dan Berkelanjutan

Menurutnya, program pemulihan ini bukan kegiatan biasa atau sekadar formalitas. BNN menjalankan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan melalui empat pilar utama yang saling terintegrasi. Empat pilar tersebut meliputi pemulihan individu melalui rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba, pemulihan sosial dengan memperkuat peran keluarga serta tokoh masyarakat, pemulihan lingkungan agar menjadi ruang yang aman dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi supaya warga memiliki penghasilan yang legal dan berkelanjutan. Selain itu, BNN juga mengukuhkan para relawan antinarkotika sebagai garda terdepan di Kampung Muara Bahari. Relawan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga unsur PKK ini diharapkan mampu menjaga wilayahnya dari kembalinya pengaruh gelap narkotika.
Baca Juga :  TK Negeri Semper Penuh Canda Tawa, Puluhan Ayah Turun Rayakan Hari Ayah Nasional
Sebanyak 25 relawan antinarkotika resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, BNN turut menyalurkan bantuan sosial berupa pelatihan keterampilan hidup, dukungan penguatan ekonomi warga, serta buku edukasi terkait rehabilitasi narkoba. Di sisi lain, BNN juga membuka layanan kesehatan dan konseling gratis bagi masyarakat. Langkah ini menegaskan bahwa negara tidak hanya hadir untuk menindak pelaku kejahatan, tetapi juga untuk merangkul, memulihkan, dan menyembuhkan luka sosial akibat narkotika. Suyudi berharap, pencanangan Kampung Harapan Bersinar di Muara Bahari dapat menjadi contoh nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan bersatu melawan peredaran narkoba. “Dengan kebersamaan dan kolaborasi antara aparat serta masyarakat, kita bisa memenangkan perang melawan narkotika,” tegas Suyudi.
https://bloggerpolri.com/index.php/2025/12/18/kampung-muara-bahari-jadi-kampung-harapan-bersinar-bnn-hadirkan-pemulihan-terpadu/?feed_id=6845&_unique_id=6943695498e47

Tuesday, December 16, 2025

UKW 2025 Polda Metro Jaya Resmi Ditutup, Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks

UKW 2025 Polda Metro Jaya Resmi Ditutup, Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks Jakarta — Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya resmi ditutup pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. UKW yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, diikuti oleh 86 wartawan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks. “Pers yang profesional, kompeten, dan berintegritas merupakan mitra strategis Polri dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta berperan aktif menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar Budi Hermanto. Ia menegaskan Polda Metro Jaya terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Kabidhumas juga mengapresiasi peran PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, dewan penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik. Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya dalam penyelenggaraan UKW 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika wartawan di tengah dinamika pemberitaan yang semakin kompleks. “Uji kompetensi ini menjadi bagian penting bagi wartawan untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat marwah dan martabat pers Indonesia,” kata Munir. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan Polri dapat terus terjalin demi menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif. https://detik.in/2025/12/17/ukw-2025-polda-metro-jaya-resmi-ditutup-kabid-humas-pmj-pers-profesional-mitra-strategis-polri-tangkal-hoaks/?feed_id=48332&_unique_id=6941c94c8fce1

Monday, December 15, 2025

Dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, Polri Raih Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 2025

Dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, Polri Raih Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 2025 Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat RI. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen kuat Polri dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan informasi publik yang prima kepada masyarakat. Dalam penilaian Monev KIP 2025, Polri memperoleh predikat Informatif dengan nilai 98,90, yang merupakan nilai hampir sempurna dan tertinggi pada kategori Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Capaian tersebut menempatkan Polri sebagai peringkat pertama, mengungguli berbagai lembaga negara lainnya. Atas capaian tersebut, Polri berhak menerima Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Komisi Informasi kepada badan publik terbaik secara nasional. Penghargaan ini diberikan setelah Polri dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pengumuman dan penyediaan informasi publik, ketersediaan dokumen, sarana dan prasarana, pengadaan barang dan jasa, hingga pengembangan kelembagaan dan website. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=ceFCEsanu_8[/embed] Selain itu, Polri juga dinilai terbaik dalam aspek komitmen pimpinan, visi dan misi, kesesuaian dokumen, inovasi, serta kelembagaan, sehingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memperoleh predikat pimpinan badan publik terbaik bersama enam kementerian dan lembaga lainnya. Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa capaian Polri mencerminkan implementasi keterbukaan informasi publik yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. “Nilai 98,90 dengan predikat Informatif menunjukkan bahwa Polri telah melaksanakan keterbukaan informasi publik secara sangat baik. Tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang berkualitas, mudah diakses, serta didukung komitmen kuat dari pimpinan,” ujar Dr. Donny Yoesgiantoro. Ia menambahkan, penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha merupakan bentuk apresiasi tertinggi Komisi Informasi kepada badan publik yang berhasil menjadikan keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola organisasi. “Kami berharap capaian Polri ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi badan publik lainnya untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha dalam Anugerah KIP 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Polri, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Badan Publik Terbaik Nasional dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia. https://detik.in/2025/12/16/dinobatkan-sebagai-badan-publik-terbaik-nasional-polri-raih-arkaya-wiwarta-prajanugraha-dalam-monev-kip-2025/?feed_id=47952&_unique_id=69406f9609b6c

Sunday, December 14, 2025

Akpol 2000 Bakti Sosial Warnai Peringatan 25 Tahun Pamor Persada

Akpol 2000 Bakti Sosial Warnai Peringatan 25 Tahun Pamor Persada Jakarta Timur – Paguyuban Pamor Persada memperingati hari jadinya yang ke-25 melalui kegiatan bertajuk “25th Pamor Persada: Rapatkan Barisan, Lanjutkan Pengabdian untuk Indonesia Maju dan Sejahtera” yang digelar di Shelter Lapangan Tembak VIP Djamsuri Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur, Minggu (14/12/2025). Ketua Panitia Bantuan Sosial Kolonel Pasukan Helmi Ardiyanto Nange mengatakan, peringatan 25 tahun Pamor Persada menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat. “Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi kami isi dengan kegiatan bakti sosial sebagai wujud nyata pengabdian Pamor Persada kepada masyarakat,” kata Helmi. [embed]https://www.youtube.com/watch?v=CqnSqiAZ-k8[/embed] Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Paguyuban Sanika Satyawada Kombes Pol Budi Hermanto. Ia menegaskan bahwa Pamor Persada merupakan wadah pemersatu lintas paguyuban yang harus terus menjaga soliditas, loyalitas, dan nilai kebangsaan. “Kekuatan Pamor Persada ada pada kebersamaan. Dengan persatuan yang kuat, pengabdian kepada bangsa dan negara akan terus berlanjut,” ujar Budi. Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), lulusan Akademi Militer 2000 yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mengapresiasi konsistensi Pamor Persada selama 25 tahun dalam merawat persaudaraan dan semangat pengabdian. “Semangat rapatkan barisan dan melanjutkan pengabdian seperti yang dilakukan Pamor Persada sangat penting dalam menjaga persatuan serta mendukung Indonesia yang maju dan sejahtera,” kata AHY. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Paguyuban Parikesit Brigadir Jenderal Rio Neswan, Ketua Paguyuban Moro Prabu Laksamana Pertama Dedi Komarudin, serta Ketua Paguyuban Imperium Kolonel Elektronika Rani Partono. Peringatan 25 tahun Pamor Persada menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh anggota untuk terus merapatkan barisan serta melanjutkan pengabdian nyata bagi bangsa dan negara. https://detik.in/2025/12/15/akpol-2000-bakti-sosial-warnai-peringatan-25-tahun-pamor-persada/?feed_id=47268&_unique_id=693f19cf17577