Pages

Wednesday, May 20, 2026

Komitmen Perangi Narkoba Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 200 Kg Ganja

Komitmen Perangi Narkoba Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 200 Kg Ganja, Jakarta - Polda Sumsel memusnahkan 200 kg ganja hasil pengungkapan ladang raksasa di Kabupaten Empat Lawang. Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menegaskan generasi muda Indonesia harus bebas dari bahaya narkoba. Pemusnahan barang bukti bernilai ratusan juta rupiah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel di Mapolres Empat Lawang, Selasa (19/5/2026). Barang haram yang dikemas dalam 9 karung ini merupakan hasil operasi pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektare di kawasan Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang, pada 13 Februari lalu. "Mudah-mudahan hal ini menjadi tanda bahwa kesadaran masyarakat untuk menolak bahaya narkoba semakin kuat. Peredaran narkoba sangat merusak generasi bangsa. Apabila kita ingin menuju Indonesia Emas 2045, maka generasi muda harus terbebas dari narkoba," kata Sandi. Sandi menjabarkan bahwa spektrum keamanan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kejahatan fisik, melainkan juga perlindungan masyarakat dari jerat narkoba. Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat setempat. "Menjaga anak-anak bangsa, keluarga, saudara, dan lingkungan kita agar bebas dari narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kejahatan apa pun, termasuk narkoba, dapat diungkap apabila Polri bekerja sama dengan masyarakat. Informasi yang paling akurat sering kali berasal dari lingkungan terdekat," paparnya. Terkait kelanjutan kasus ini, pihak kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka. Dua orang berinisial RS dan A tengah menjalani tahap penyidikan intensif, sementara tiga lainnya (EA, YA, dan PHR) masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO). Kapolda memastikan pihaknya akan mengombinasikan kecanggihan teknologi kepolisian dengan informasi intelijen dari masyarakat dalam menangkap pelaku yang masih buron. "Saat ini Polri terus mengembangkan Scientific Crime Investigation dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Namun, teknologi tetap harus dikolaborasikan dengan kerja sama seluruh komponen masyarakat. Bukan hanya pengguna atau pengedar, tetapi sampai kepada bandar narkoba harus kita perangi bersama," tuturnya. https://detik.in/2026/05/20/komitmen-perangi-narkoba-kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-pimpin-pemusnahan-200-kg-ganja/?feed_id=86441&_unique_id=6a0d77a192282

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 200 Kg Ganja, Komitmen Perangi Narkoba

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Pemusnahan 200 Kg Ganja, Komitmen Perangi Narkoba Jakarta - Polda Sumsel memusnahkan 200 kg ganja hasil pengungkapan ladang raksasa di Kabupaten Empat Lawang. Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menegaskan generasi muda Indonesia harus bebas dari bahaya narkoba. Pemusnahan barang bukti bernilai ratusan juta rupiah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel di Mapolres Empat Lawang, Selasa (19/5/2026). Barang haram yang dikemas dalam 9 karung ini merupakan hasil operasi pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektare di kawasan Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang, pada 13 Februari lalu. "Mudah-mudahan hal ini menjadi tanda bahwa kesadaran masyarakat untuk menolak bahaya narkoba semakin kuat. Peredaran narkoba sangat merusak generasi bangsa. Apabila kita ingin menuju Indonesia Emas 2045, maka generasi muda harus terbebas dari narkoba," kata Sandi. Sandi menjabarkan bahwa spektrum keamanan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kejahatan fisik, melainkan juga perlindungan masyarakat dari jerat narkoba. Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat setempat. "Menjaga anak-anak bangsa, keluarga, saudara, dan lingkungan kita agar bebas dari narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kejahatan apa pun, termasuk narkoba, dapat diungkap apabila Polri bekerja sama dengan masyarakat. Informasi yang paling akurat sering kali berasal dari lingkungan terdekat," paparnya. Terkait kelanjutan kasus ini, pihak kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka. Dua orang berinisial RS dan A tengah menjalani tahap penyidikan intensif, sementara tiga lainnya (EA, YA, dan PHR) masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO). Kapolda memastikan pihaknya akan mengombinasikan kecanggihan teknologi kepolisian dengan informasi intelijen dari masyarakat dalam menangkap pelaku yang masih buron. "Saat ini Polri terus mengembangkan Scientific Crime Investigation dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Namun, teknologi tetap harus dikolaborasikan dengan kerja sama seluruh komponen masyarakat. Bukan hanya pengguna atau pengedar, tetapi sampai kepada bandar narkoba harus kita perangi bersama," tuturnya. https://detik.in/2026/05/20/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-pimpin-pemusnahan-200-kg-ganja-komitmen-perangi-narkoba/?feed_id=86363&_unique_id=6a0d5d02f2502

Tuesday, May 19, 2026

Tim Pemburu Begal Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Yang Viral di Medsos

Tim Pemburu Begal Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Yang Viral di Medsos

Jakarta: Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di sejumlah kawasan Jakarta yang aksinya sempat viral di media sosial.

 

"Malam hari ini, kami dari tim pemburu begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Dia menambahkan para pelaku yang ditangkap berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda. Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, di antaranya Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

" Aksi pembegalan para tersangka tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik krusial ibu kota, mulai dari Bundaran HI, Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, hingga Gandaria," kata Iman.

Iman menambahkan dari delapan tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan komplotan spesialis jambret handphone yang kerap beroperasi di kawasan Bundaran HI.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini mengaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP)," kata Iman.

Polda Metro Jaya masih memburu lima pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Termasuk, salah satu anggota komplotan Bundaran HI dan pelaku yang terindikasi mengantongi senjata api.

"Masih ada lima orang yang dalam pengejaran. Ada yang dari kelompok Bundaran HI, dan ada juga yang diindikasikan menggunakan senjata api. Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap," kata Iman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 (penganiayaan biasa), Pasal 471 (penganiayaan ringan), Pasal 477 (pencurian dengan pemberatan), dan 479 (pencurian dengan kekerasan).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial.

"Sehingga kasus-kasus yang meresahkan ini dapat segera ditindaklanjuti secara cepat demi menjaga situasi Kamtibmas di Jakarta tetap aman dan tertib," kata Budi.

https://detik.in/2026/05/19/tim-pemburu-begal-jaya-berhasil-tangkap-8-tersangka-begal-yang-viral-di-medsos/?feed_id=85193&_unique_id=6a0c2856e32d0

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Yang Viral di Medsos

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Yang Viral di Medsos

Jakarta: Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di sejumlah kawasan Jakarta yang aksinya sempat viral di media sosial.

 

"Malam hari ini, kami dari tim pemburu begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Dia menambahkan para pelaku yang ditangkap berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda. Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, di antaranya Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

" Aksi pembegalan para tersangka tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik krusial ibu kota, mulai dari Bundaran HI, Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, hingga Gandaria," kata Iman.

Iman menambahkan dari delapan tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan komplotan spesialis jambret handphone yang kerap beroperasi di kawasan Bundaran HI.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini mengaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP)," kata Iman.

Polda Metro Jaya masih memburu lima pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Termasuk, salah satu anggota komplotan Bundaran HI dan pelaku yang terindikasi mengantongi senjata api.

"Masih ada lima orang yang dalam pengejaran. Ada yang dari kelompok Bundaran HI, dan ada juga yang diindikasikan menggunakan senjata api. Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap," kata Iman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 (penganiayaan biasa), Pasal 471 (penganiayaan ringan), Pasal 477 (pencurian dengan pemberatan), dan 479 (pencurian dengan kekerasan).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial.

"Sehingga kasus-kasus yang meresahkan ini dapat segera ditindaklanjuti secara cepat demi menjaga situasi Kamtibmas di Jakarta tetap aman dan tertib," kata Budi.

https://detik.in/2026/05/19/polda-metro-jaya-berhasil-tangkap-8-tersangka-begal-yang-viral-di-medsos/?feed_id=85115&_unique_id=6a0c1a53d019f

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Viral di Medsos

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 8 Tersangka Begal Viral di Medsos

Jakarta: Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di sejumlah kawasan Jakarta yang aksinya sempat viral di media sosial.

 

"Malam hari ini, kami dari tim pemburu begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Dia menambahkan para pelaku yang ditangkap berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda. Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, di antaranya Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

" Aksi pembegalan para tersangka tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik krusial ibu kota, mulai dari Bundaran HI, Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, hingga Gandaria," kata Iman.

Iman menambahkan dari delapan tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan komplotan spesialis jambret handphone yang kerap beroperasi di kawasan Bundaran HI.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini mengaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP)," kata Iman.

Polda Metro Jaya masih memburu lima pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Termasuk, salah satu anggota komplotan Bundaran HI dan pelaku yang terindikasi mengantongi senjata api.

"Masih ada lima orang yang dalam pengejaran. Ada yang dari kelompok Bundaran HI, dan ada juga yang diindikasikan menggunakan senjata api. Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap," kata Iman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 (penganiayaan biasa), Pasal 471 (penganiayaan ringan), Pasal 477 (pencurian dengan pemberatan), dan 479 (pencurian dengan kekerasan).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial.

"Sehingga kasus-kasus yang meresahkan ini dapat segera ditindaklanjuti secara cepat demi menjaga situasi Kamtibmas di Jakarta tetap aman dan tertib," kata Budi.

https://detik.in/2026/05/19/polda-metro-jaya-berhasil-tangkap-8-tersangka-begal-viral-di-medsos/?feed_id=85037&_unique_id=6a0c1697438f1

Monday, May 18, 2026

Polda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Begal Viral di Medsos

Polda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Begal Viral di Medsos

Jakarta: Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di sejumlah kawasan Jakarta yang aksinya sempat viral di media sosial.

"Malam hari ini, kami dari tim pemburu begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan tersangka pencurian dengan kekerasan yang belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin saat ditemui di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Dia menambahkan para pelaku yang ditangkap berasal dari beberapa kelompok jaringan berbeda. Lokasi penangkapan tersebar di beberapa titik, di antaranya Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

" Aksi pembegalan para tersangka tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik krusial ibu kota, mulai dari Bundaran HI, Patung Kuda, Kebon Jeruk, Cideng, hingga Gandaria," kata Iman.

Iman menambahkan dari delapan tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan komplotan spesialis jambret handphone yang kerap beroperasi di kawasan Bundaran HI.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini mengaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP)," kata Iman.

Polda Metro Jaya masih memburu lima pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Termasuk, salah satu anggota komplotan Bundaran HI dan pelaku yang terindikasi mengantongi senjata api.

"Masih ada lima orang yang dalam pengejaran. Ada yang dari kelompok Bundaran HI, dan ada juga yang diindikasikan menggunakan senjata api. Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap," kata Iman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 (penganiayaan biasa), Pasal 471 (penganiayaan ringan), Pasal 477 (pencurian dengan pemberatan), dan 479 (pencurian dengan kekerasan).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui media sosial.

"Sehingga kasus-kasus yang meresahkan ini dapat segera ditindaklanjuti secara cepat demi menjaga situasi Kamtibmas di Jakarta tetap aman dan tertib," kata Budi.

https://detik.in/2026/05/19/polda-metro-jaya-tangkap-8-tersangka-begal-viral-di-medsos/?feed_id=84959&_unique_id=6a0c0976e63ad

Sunday, May 17, 2026

Polda Sumsel Gelar 80 Kali Khotaman Al-Qur’an Dengan Serentak, Kapolda: Doa untuk Sumsel Maju dan Kondusif

Polda Sumsel Gelar 80 Kali Khotaman Al-Qur’an Dengan Serentak, Kapolda: Doa untuk Sumsel Maju dan Kondusif Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pendekatan spiritual dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah dengan menggelar Khotaman Al-Qur’an sebanyak 80 kali secara serentak di berbagai wilayah Sumsel, Jumat (15/05/2026). Kegiatan religius berskala besar itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Sumsel ke-80 tahun dan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Pelaksanaan khotaman berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan melibatkan sedikitnya 10 pondok pesantren di Sumsel, di antaranya Pondok Pesantren Albadar Kemuning, Pondok Pesantren Masdarul Ulum Pemulutan, dan Pondok Pesantren Alfaqihiyyah Banyuasin. Pemilihan angka 80 kali khotaman menjadi simbol usia ke-80 Provinsi Sumsel sekaligus doa bersama untuk keberkahan, keamanan, dan kemajuan pembangunan daerah. Ratusan santri, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, dan personel kepolisian tampak khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an demi keselamatan bangsa dan kedamaian Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengabdian Polri harus berjalan seiring dengan nilai religius dan budaya masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa dalam mengawal pembangunan nasional dan menjaga keamanan daerah, Polri senantiasa memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa. Angka 80 kali khotaman ini merupakan doa dan harapan kami untuk Sumatera Selatan agar semakin maju, aman, dan sejahtera di usia ke-80 tahun,” ujar Kapolda. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual, moral, dan harmoni sosial masyarakat. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian strategi cooling system dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan spiritual dan komunikasi humanis. “Khotaman Al-Qur’an serentak ini adalah bentuk komitmen Polda Sumsel dalam mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis dan kondusif. Kami percaya stabilitas kamtibmas yang kuat lahir dari kedekatan spiritual, sinergi ulama dan umaro, serta kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat,” tegasnya. Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Maju. (Ti/RB) https://detik.in/2026/05/18/polda-sumsel-gelar-80-kali-khotaman-al-quran-dengan-serentak-kapolda-doa-untuk-sumsel-maju-dan-kondusif/?feed_id=84569&_unique_id=6a0a9258bee7e

Polda Sumsel Gelar 80 Kali Khotaman Al-Qur’an Serentak, Kapolda: Doa untuk Sumsel Maju dan Kondusif

Polda Sumsel Gelar 80 Kali Khotaman Al-Qur’an Serentak, Kapolda: Doa untuk Sumsel Maju dan Kondusif Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pendekatan spiritual dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah dengan menggelar Khotaman Al-Qur’an sebanyak 80 kali secara serentak di berbagai wilayah Sumsel, Jumat (15/05/2026). Kegiatan religius berskala besar itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Sumsel ke-80 tahun dan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Pelaksanaan khotaman berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan melibatkan sedikitnya 10 pondok pesantren di Sumsel, di antaranya Pondok Pesantren Albadar Kemuning, Pondok Pesantren Masdarul Ulum Pemulutan, dan Pondok Pesantren Alfaqihiyyah Banyuasin. Pemilihan angka 80 kali khotaman menjadi simbol usia ke-80 Provinsi Sumsel sekaligus doa bersama untuk keberkahan, keamanan, dan kemajuan pembangunan daerah. Ratusan santri, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, dan personel kepolisian tampak khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an demi keselamatan bangsa dan kedamaian Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengabdian Polri harus berjalan seiring dengan nilai religius dan budaya masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa dalam mengawal pembangunan nasional dan menjaga keamanan daerah, Polri senantiasa memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa. Angka 80 kali khotaman ini merupakan doa dan harapan kami untuk Sumatera Selatan agar semakin maju, aman, dan sejahtera di usia ke-80 tahun,” ujar Kapolda. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga membutuhkan kekuatan spiritual, moral, dan harmoni sosial masyarakat. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian strategi cooling system dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan spiritual dan komunikasi humanis. “Khotaman Al-Qur’an serentak ini adalah bentuk komitmen Polda Sumsel dalam mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis dan kondusif. Kami percaya stabilitas kamtibmas yang kuat lahir dari kedekatan spiritual, sinergi ulama dan umaro, serta kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat,” tegasnya. Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Maju. (Ti/RB) https://detik.in/2026/05/18/polda-sumsel-gelar-80-kali-khotaman-al-quran-serentak-kapolda-doa-untuk-sumsel-maju-dan-kondusif/?feed_id=84491&_unique_id=6a0a8e4677b1d

Perintah Kapolda Sumsel ke Jajaran di Lahat: Kehadiran Polri Harus Dirasakan Warga

Perintah Kapolda Sumsel ke Jajaran di Lahat: Kehadiran Polri Harus Dirasakan Warga

Jakarta -Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Lahat. Dalam kunjungan ke wilayah Lahat ini, Kapolda menekankan pentingnya masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran polisi. Kunjungan kerja Kapolda Sumsel ke wilayah Lahat ini diisi dengan rangkaian kegiatan sosial, pelayanan kesehatan masyarakat. Irjen Sandi juga meresmikan gedung Sat Intelkam Polres Lahat. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan yang diperuntukkan bagi purnawirawan Polri, warakawuri, pengemudi ojek online, lansia, serta masyarakat umum. Pelayanan kesehatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian institusi Polri terhadap kesehatan masyarakat dan penguatan pelayanan sosial yang inklusif.
Selain pelayanan kesehatan, Polda Sumsel melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran 75 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan perhatian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan sosial masyarakat di daerah. Kapolda Sumsel juga menyerahkan secara simbolis bantuan program sumur bor dan bedah rumah kepada masyarakat penerima manfaat. Program tersebut diharapkan mampu membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat akses kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, Kapolda Sumsel turut meninjau pelaksanaan khitanan massal yang digelar di Aula Polres Lahat. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Sandi juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak peserta khitanan sebagai bentuk dukungan sosial dan perhatian Polri terhadap masyarakat. Di sela rangkaian kegiatan sosial, Kapolda Sumsel meresmikan gedung Sat Intelkam Polres Lahat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Bupati Lahat dan Kapolres Lahat. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri harus mampu hadir sebagai institusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang profesional sekaligus humanis. "Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir memberikan solusi sosial dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Karena itu, kegiatan bakti kesehatan, bantuan sosial, hingga pembangunan fasilitas pelayanan menjadi bagian penting dari implementasi Polri Presisi, Polri untuk masyarakat," kata Irjen Sandi, Minggu (17/5/2026). Ia menambahkan, penguatan pelayanan publik dan kepedulian sosial merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. "Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun membantu kebutuhan sosial masyarakat secara langsung," katanya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Kapolda Sumsel di Polres Lahat mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam membangun pelayanan kepolisian yang modern, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. "Kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan hari ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial masyarakat. Ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Sumsel dalam memperkuat pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berkelanjutan," ujar Nandang. Ia menegaskan, stabilitas keamanan yang terjaga harus berjalan beriringan dengan penguatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. "Keamanan dan kesejahteraan masyarakat adalah dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, Polda Sumsel terus mendorong sinergi bersama pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus ruang pembangunan yang sehat dan produktif," pungkasnya.
https://detik.in/2026/05/18/perintah-kapolda-sumsel-ke-jajaran-di-lahat-kehadiran-polri-harus-dirasakan-warga/?feed_id=84413&_unique_id=6a0a85213e95a

Kapolda Sumsel ke Jajaran di Lahat: Kehadiran Polri Harus Dirasakan Warga

Kapolda Sumsel ke Jajaran di Lahat: Kehadiran Polri Harus Dirasakan Warga

Jakarta -Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Lahat. Dalam kunjungan ke wilayah Lahat ini, Kapolda menekankan pentingnya masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran polisi. Kunjungan kerja Kapolda Sumsel ke wilayah Lahat ini diisi dengan rangkaian kegiatan sosial, pelayanan kesehatan masyarakat. Irjen Sandi juga meresmikan gedung Sat Intelkam Polres Lahat. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan yang diperuntukkan bagi purnawirawan Polri, warakawuri, pengemudi ojek online, lansia, serta masyarakat umum. Pelayanan kesehatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian institusi Polri terhadap kesehatan masyarakat dan penguatan pelayanan sosial yang inklusif.
Selain pelayanan kesehatan, Polda Sumsel melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran 75 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan perhatian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan sosial masyarakat di daerah. Kapolda Sumsel juga menyerahkan secara simbolis bantuan program sumur bor dan bedah rumah kepada masyarakat penerima manfaat. Program tersebut diharapkan mampu membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat akses kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan. Tidak hanya itu, Kapolda Sumsel turut meninjau pelaksanaan khitanan massal yang digelar di Aula Polres Lahat. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Sandi juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak peserta khitanan sebagai bentuk dukungan sosial dan perhatian Polri terhadap masyarakat. Di sela rangkaian kegiatan sosial, Kapolda Sumsel meresmikan gedung Sat Intelkam Polres Lahat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Bupati Lahat dan Kapolres Lahat. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri harus mampu hadir sebagai institusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang profesional sekaligus humanis. "Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir memberikan solusi sosial dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Karena itu, kegiatan bakti kesehatan, bantuan sosial, hingga pembangunan fasilitas pelayanan menjadi bagian penting dari implementasi Polri Presisi, Polri untuk masyarakat," kata Irjen Sandi, Minggu (17/5/2026). Ia menambahkan, penguatan pelayanan publik dan kepedulian sosial merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. "Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun membantu kebutuhan sosial masyarakat secara langsung," katanya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Kapolda Sumsel di Polres Lahat mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam membangun pelayanan kepolisian yang modern, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. "Kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan hari ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial masyarakat. Ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Sumsel dalam memperkuat pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berkelanjutan," ujar Nandang. Ia menegaskan, stabilitas keamanan yang terjaga harus berjalan beriringan dengan penguatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. "Keamanan dan kesejahteraan masyarakat adalah dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, Polda Sumsel terus mendorong sinergi bersama pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus ruang pembangunan yang sehat dan produktif," pungkasnya.
https://detik.in/2026/05/18/kapolda-sumsel-ke-jajaran-di-lahat-kehadiran-polri-harus-dirasakan-warga/?feed_id=84335&_unique_id=6a0a7c676ad73