Pages

Tuesday, August 4, 2026

Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025. Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026. Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri. "Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan," tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho. Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. "Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah," ujar Kapolda. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
Referensi Geografis
  "Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,"  ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya. Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi. Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat. Dengan semangat "Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!", Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan
https://detik.in/2026/08/05/kapolda-sumsel-ingatkan-personel-tetap-prima-2/?feed_id=128327&_unique_id=6a7243016ae09

Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

Kapolda Sumsel Ingatkan Personel Tetap Prima

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan kepada satuan kerja dan personel berprestasi di Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026). 
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyerahkan penghargaan kepada tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) yang meraih nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yaitu 100 pada Tahun Anggaran 2025. Selain itu, sebanyak 170 personel menerima penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan dalam pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026. Kapolda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas kinerja terbaik personel, sekaligus implementasi sistem reward and punishment yang diterapkan secara objektif dan transparan di lingkungan Polri. "Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan," tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho. Di balik tuntutan tugas yang semakin kompleks, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. "Tugas ke depan akan sangat menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan rutin berolahraga. Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah," ujar Kapolda. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan profesional, tetapi juga oleh kondisi fisik dan mental personel yang tetap prima. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
Referensi Geografis
  "Penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap dedikasi, inovasi, dan pengabdian anggota mendapatkan apresiasi dari institusi. Di sisi lain, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental harus tetap menjadi perhatian agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kembali dengan selamat kepada keluarga,"  ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya. Melalui apel pagi dan pemberian penghargaan tersebut, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berprestasi. Penerapan sistem penghargaan yang objektif, disiplin yang konsisten, serta kepedulian terhadap kesehatan personel menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan dipercaya masyarakat. Dengan semangat "Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!", Polda Sumsel terus memperkuat pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan
https://detik.in/2026/08/05/kapolda-sumsel-ingatkan-personel-tetap-prima/?feed_id=128249&_unique_id=6a723f3fa6655

Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas

Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas

Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Karhutla 24 Jam, Pelaku Pembakar Lahan Bakal Ditindak Tegas
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho
 
SUMSEL Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memerintahkan seluruh jajaran kepolisian meningkatkan patroli selama 24 jam, memperkuat edukasi kepada masyarakat, hingga menindak tegas pelaku pembakaran lahan. Kapolda menegaskan ancaman karhutla harus diantisipasi sejak dini melalui langkah pencegahan yang terukur, pengawasan lapangan secara berkelanjutan, hingga penegakan hukum tanpa kompromi.
"Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, lakukan patroli pencegahan dan ground checkingsecara masif. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan," tegasnya. Menurut Sandi, patroli tidak hanya bertujuan menemukan titik api sejak dini, tetapi juga memastikan masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana asap dan kerusakan lingkungan. Selain fokus pada penanganan karhutla, Kapolda juga meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. "Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan. Aplikasikan semangat '45 dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya. Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun bencana karhutla. Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja selama menjalankan tugas. Menutup arahannya, Sandi mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi fisik di tengah meningkatnya intensitas tugas selama musim kemarau. "Tugas ke depan akan menguras tenaga dan pikiran. Jagalah kesehatan dan pola hidup yang baik. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi sekaligus keluarga yang menunggu di rumah," pesannya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan untuk menghadapi musim kemarau melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor. Ia menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. "Sesuai arahan Bapak Kapolda, Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla siap siaga selama 24 jam untuk melakukan patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar," kata Nandang.
https://detik.in/2026/08/04/kapolda-sumsel-perintahkan-patroli-karhutla-24-jam-pelaku-pembakar-lahan-bakal-ditindak-tegas/?feed_id=127625&_unique_id=6a7218de0323e

Monday, August 3, 2026

BNNP Jawa Timur Gagalkan Peredaran 5,4 Kilogram Sabu

BNNP Jawa Timur Gagalkan Peredaran 5,4 Kilogram Sabu

Sumber: BNN
Perang melawan peredaran gelap narkotika terus menunjukkan hasil. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur kembali berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 5.440 gram bruto yang diduga akan diedarkan di berbagai wilayah di Jawa Timur. [embed]https://youtube.com/shorts/Rs1GplFiUvw?si=SX6xb85Qp7l4YNQw[/embed] Keberhasilan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan secara intensif oleh petugas. Dari hasil operasi tersebut, dua orang tersangka berhasil diamankan beserta lima paket sabu sebagai barang bukti. Meski demikian, pengungkapan kasus ini belum berhenti. BNNP Jawa Timur masih terus melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang diduga menjadi pengendali jaringan dari luar daerah. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya. BNNP Jawa Timur menegaskan bahwa setiap keberhasilan mengungkap peredaran narkotika bukan hanya tentang menyita barang bukti atau menangkap pelaku, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan generasi muda, serta mengancam ketahanan bangsa. Masyarakat pun diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi menjadi salah satu kunci penting dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika. Dengan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dapat terus diperkuat. #BNN #BNNPJawaTimur #WarOnDrugs #IndonesiaBersinar #StopNarkoba
https://detik.in/2026/08/04/bnnp-jawa-timur-gagalkan-peredaran-54-kilogram-sabu/?feed_id=126689&_unique_id=6a710482cd67f

Home Industry Vape Narkoba Etomidate Diungkap, Modus Baru Narkotika Berkedok Pod Vape

Home Industry Vape Narkoba Etomidate Diungkap, Modus Baru Narkotika Berkedok Pod Vape

Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir
Peredaran gelap narkotika terus berkembang dengan berbagai modus untuk mengelabui masyarakat. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah penyalahgunaan pod vape yang mengandung zat berbahaya, seperti etomidate. Modus ini memanfaatkan bentuk produk yang menyerupai vape pada umumnya sehingga sulit dikenali dan berpotensi membahayakan penggunanya. [embed]https://youtube.com/shorts/SCD-DzbP-Vg?si=Z6aTf-_8RSyAxUXM[/embed] Kasus ini menjadi pengingat bahwa vape tidak lagi sekadar rokok elektrik. Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan pod maupun cairan vape yang tidak jelas asal-usul, kandungan, dan legalitasnya. Tingkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mari bersama melindungi diri, keluarga, dan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Modus peredaran narkotika terus berkembang. Salah satunya melalui pod vape yang disalahgunakan dengan kandungan zat berbahaya, seperti etomidate. BNNP Sumatera Utara berhasil mengungkap praktik home industry pod vape narkotika dan mengamankan 5 tersangka serta menyita 261 pod vape yang mengandung zat etomidate. Dari hasil penyidikan sementara, jaringan ini diduga terhubung dengan pemasok yang berada di luar negeri dan masih terus dikembangkan. Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa vape bukan lagi sekadar rokok elektrik. Jangan pernah menggunakan pod atau cairan vape yang tidak jelas asal-usul dan kandungannya. Mari bersama lindungi diri, keluarga, dan generasi muda dari ancaman narkotika. #WarOnDrugsForHumanity #IndonesiaBersinar #AnandaBersinar #BNNRI #BNNPSumut
https://detik.in/2026/08/04/home-industry-vape-narkoba-etomidate-diungkap-modus-baru-narkotika-berkedok-pod-vape-2/?feed_id=126611&_unique_id=6a70ff89487a9

Home Industry Vape Narkoba Etomidate Diungkap, Modus Baru Narkotika Berkedok Pod Vape

Home Industry Vape Narkoba Etomidate Diungkap, Modus Baru Narkotika Berkedok Pod Vape

Halo Lokal. Sumber ilustrasi: PEXELS/Ahmad Syahrir
Peredaran gelap narkotika terus berkembang dengan berbagai modus untuk mengelabui masyarakat. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah penyalahgunaan pod vape yang mengandung zat berbahaya, seperti etomidate. Modus ini memanfaatkan bentuk produk yang menyerupai vape pada umumnya sehingga sulit dikenali dan berpotensi membahayakan penggunanya. [embed]https://youtube.com/shorts/SCD-DzbP-Vg?si=Z6aTf-_8RSyAxUXM[/embed] Kasus ini menjadi pengingat bahwa vape tidak lagi sekadar rokok elektrik. Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan pod maupun cairan vape yang tidak jelas asal-usul, kandungan, dan legalitasnya. Tingkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mari bersama melindungi diri, keluarga, dan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. Modus peredaran narkotika terus berkembang. Salah satunya melalui pod vape yang disalahgunakan dengan kandungan zat berbahaya, seperti etomidate. BNNP Sumatera Utara berhasil mengungkap praktik home industry pod vape narkotika dan mengamankan 5 tersangka serta menyita 261 pod vape yang mengandung zat etomidate. Dari hasil penyidikan sementara, jaringan ini diduga terhubung dengan pemasok yang berada di luar negeri dan masih terus dikembangkan. Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa vape bukan lagi sekadar rokok elektrik. Jangan pernah menggunakan pod atau cairan vape yang tidak jelas asal-usul dan kandungannya. Mari bersama lindungi diri, keluarga, dan generasi muda dari ancaman narkotika. #WarOnDrugsForHumanity #IndonesiaBersinar #AnandaBersinar #BNNRI #BNNPSumut
https://detik.in/2026/08/04/home-industry-vape-narkoba-etomidate-diungkap-modus-baru-narkotika-berkedok-pod-vape/?feed_id=126533&_unique_id=6a70f0eecd54a

Sunday, August 2, 2026

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi

Dok. TBN
Tribratanews.polri.go.id - Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam. Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial. Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27). “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon. Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang. Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian. “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.
https://detik.in/2026/08/03/kepedulian-polda-sumsel-berbuah-apresiasi/?feed_id=125051&_unique_id=6a6f9edcaab0b

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

Dok. TBN
Tribratanews.polri.go.id - Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam. Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial. Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27). “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon. Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang. Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian. “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.
https://detik.in/2026/08/03/kepedulian-polda-sumsel-berbuah-apresiasi-warga-nilai-program-polri-tepat-sasaran-3/?feed_id=124973&_unique_id=6a6f973d35750

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi Dari  Warga,  Nilai Program Polri Tepat Sasaran

Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi Dari  Warga,  Nilai Program Polri Tepat Sasaran

Dok. TBN
Tribratanews.polri.go.id - Sumatera Selatan. Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi. Berbagai program yang dilaksanakan Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan keamanan lingkungan, dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kota Pagar Alam. Program tersebut meliputi pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, Kelurahan Alun Dua, renovasi Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung, Desa Meringang, Kelurahan Perjaya, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial. Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, bersama Subianto dari Desa Petani mengungkapkan bahwa sebelum dibangunnya sumur bor, masyarakat kerap mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama saat musim kemarau. Air yang tersedia sering kali keruh bahkan tidak mengalir sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Dilansir dari TBN Sumsel, Sabtu (1/8/27). “Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon. Apresiasi serupa disampaikan masyarakat Desa Meringang atas renovasi Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan. Jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya untuk mengangkut hasil panen kopi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang. Sementara itu, Haryanto, warga Sumber Jaya, mengaku pembangunan Pos Kamling telah memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Sebelumnya, masyarakat sering mengalami kehilangan hasil perkebunan, khususnya kopi, akibat maraknya pencurian. “Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” ujar Haryanto. Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program-program tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan. Berbagai testimoni masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa program-program sosial yang digagas Polda Sumatera Selatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga. Air bersih yang kini mengalir, jembatan yang kembali memperlancar distribusi hasil pertanian, serta Pos Kamling yang meningkatkan rasa aman menjadi cerminan kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat Polri Presisi, Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukung pembangunan daerah, memperkokoh ketahanan sosial, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju, dan sejahtera.
https://detik.in/2026/08/03/kepedulian-polda-sumsel-berbuah-apresiasi-dari-warga-nilai-program-polri-tepat-sasaran/?feed_id=124895&_unique_id=6a6f845300651

Saturday, August 1, 2026

Heboh Pagar Tinggi Dipasang di Mal, Polda Metro : Situasi Sampai Saat Ini Masih Bisa Dikendalikan

Heboh Pagar Tinggi Dipasang di Mal, Polda Metro : Situasi Sampai Saat Ini Masih Bisa Dikendalikan

Kombes Pol Budi Hermanto
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
JAKARTA – Kemunculan pagar besi berukuran tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta belakangan memicu beragam spekulasi di media sosial.
 
 
Pagar yang dipasang di beberapa titik strategis mal, seperti pintu masuk dan area halaman, dikaitkan dengan isu adanya rencana aksi demonstrasi pada awal Agustus. Menanggapi hal tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan hingga kini belum menerima surat pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi unjuk rasa sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi keamanan, termasuk informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. “Terkait tentang pagar, dalam situasi kamtibmas, sampai saat ini Polda Metro Jaya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait aksi yang ada,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/7/2026). Meski belum ada pemberitahuan resmi, polisi tetap melakukan langkah antisipatif dengan memonitor dinamika yang berkembang di masyarakat guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Budi menegaskan, hasil koordinasi antara Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menunjukkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) hingga kini masih dalam keadaan aman dan terkendali. Ia menambahkan, terciptanya situasi yang kondusif merupakan hasil sinergi berbagai pihak, tidak hanya aparat keamanan, tetapi juga partisipasi masyarakat. “Perlu kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan. Ini berkat kerja sama Polda Metro Jaya dengan Kodam Jaya. Jadi menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi, tapi berbagai institusi termasuk dari masyarakat,” ujar Budi.
Sebelumnya, pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan menjadi perbincangan warganet setelah beredar dugaan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap rencana demonstrasi yang disebut-sebut akan berlangsung pada Agustus. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang mengaitkan pemasangan pagar tersebut dengan adanya agenda aksi unjuk rasa tertentu.
https://detik.in/2026/08/01/heboh-pagar-tinggi-dipasang-di-mal-polda-metro-situasi-sampai-saat-ini-masih-bisa-dikendalikan/?feed_id=122867&_unique_id=6a6e4455b6f56