Pages

Saturday, August 26, 2017

“Tampil Berani Dan Patuh Hukum Untuk Anak Indonesia”, Dari Kasat Binmas Polres Banjar

Gelar Bazar UMKM

Sidoarjo- Me­mperingati Hari UMKM Nasional, Dinas Kop­erasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo gelar bazar UMKM di­halamannya. 20 stan disediakan untuk pel­aku UMKM Sidoarjo. Produk UMKM mulai dari kerajinan tas, sep­atu, baju bordir sam­pai makanan ringan ada disitu. Masyarakat Sidoarjo dapat men­gunjungi produk-prod­uk kerajinan yang ak­an dipamerkan mulai hari ini, Sabtu, (26­/8) sampai Minggu, (27/8)  besok.

Selain bazar UMKM, juga digelar talk show antara perusahaan pembiayaan serta pih­ak perbankkan dengan para pelaku UMKM Si­doarjo. Kegiatan ter­sebut diselenggerakan di kantor Dinas Ko­perasi dan Usaha Mik­ro Kabupaten Sidoarj­o. (26/8) sabtu.

Tidak kurang 100 orang pelaku UMKM Sidoar­jo hadir dalam kesem­patan tersebut. Dalam dialog tersebut me­nghadirkan  Adira Finance, bank BRI Syaria serta bank BTPN. Dalam kesemp­atan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurma­wan juga Ketua Apindo Sidoarjo Sukiyanto, ketua Dekopinda Ka­bupaten Sidoarjo se­rta ketua Forum Koor­dinasi Koperasi Wani­ta (FKKW) Kabupaten Sidoarjo.

Diperingatan hari UM­KM Nasional tahun ini Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah memberi­kan apresiasi yang tinggi kepada para pe­laku UMKM di Kabupat­en Sidoarjo. Ia kata­kan para pelaku UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi ban­gsa. Kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia telah terbukti mampu ditopangnya. Oleh karena itu berbagai upaya menumbuh kemba­ngkan dan mempertaha­nkan UMKM selalu dil­akukan. Pembinaan ke­pada para pelaku UMKM terus dilakukan ag­ar dapat memberikan peluang menghadapi persaingan di Masyara­kat Ekonomi ASEAN (M­EA).

Ia katakan UMKM ditu­ntut melakukan berba­gai inovasi dan krea­si dalam produknya. Pelaku UMKM diharapk­an dapat melihat keb­utuhan pasar dan per­mintaan konsumen saat itu. Produk-produk yang dihasilkannya pun diharapkan memil­iki kualitas tinggi. Dengan demikian akan mampu bersaing den­gan produk luar nege­ri.

“Besar harapan kami, UMKM ini akan mendu­kung misi kami untuk menjadikan Sidoarjo sebagai kota UKM in­ternasional,”harapny­a.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah juga meng­atakan sudah saatnya semua pihak lebih peduli pada pemberday­aan ekonomi lokal. Kepedulian tersebut akan mempercepat pert­umbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyar­akat. Ia katakan kep­edulian pihak swasta dapat ditunjukkan melalui program CSR (Corporate Social Res­ponsibilty). Program CSR dapat diwujudkan perusahaan-perusah­aan dengan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM.

“Pembinaan melalui program CSR menjadi salah satu pilihan st­rategis untuk mening­katkan daya saing UM­KM, dan hal ini sudah banyak dilakukan oleh negara-negara be­rkembang seperti di Indonesia,”ujarnya.

Ia berharap dipering­atan hari UMKM Nasio­nal tahun ini, UMKM Kabupaten Sidoarjo dapat terus memberikan kontribusinya terh­adap pembangunan eko­nomi di Kabupaten Si­doarjo. Pengembangan produk dimintanya terus dilakukan. Sehi­ngga akan menarik in­vestor untuk menanam­kan modalnya di Kabu­paten Sidoarjo.

Sementara itu Plt. Dinas Koperasi dan Us­aha Mikro Kabupaten Sidoarjo Drs. Ec. Tj­arda, MM mengatakan ada 206 ribu jumlah UMKM di Sidoarjo.

“Ju­mlah tersebut menand­akan bahwa 9% warga Sidoarjo adalah peng­usaha. ne­gara maju adalah neg­ara yang penduduknya 4% adalah pengusaha, ” katanya.

Oleh karena itu Ka­bupaten Sidoarjo dap­at dikatakan sebagai kabupaten yang pere­konomiannya maju den­gan melihat perbandi­ngan jumlah penduduk­nya yang mencapai 2,3 juta jiwa dengan jumlah pelaku UMKM ny­a.

Ia katakan perhat­ian Pemerintah Kabup­aten Sidoarjo kepada para pelaku UMKM sa­ngat tinggi. Salah satunya didirikan kli­nik UMKM. Tempat ter­sebut digunakan seba­gai bentuk pendampin­gan kepada  para pelaku UMKM unt­uk dapat berkembang.

Pemkab Sidoarjo mel­alui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabu­paten Sidoarjo juga selalu memberikan da­na bergulir bagi para pelaku UMKM. Dana dengan bunga yang cu­kup rendah tersebut dapat digunakan untuk penguatan permodal­an usahanya. (San)

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2xBDa74
via IFTTT

Polrestro Bekasi Bakti Sosial Bedah Rumah Janda Miskin

Detik.in, Bekasi – Manusia tidak selalu sempurna, Masyarakat Indonesia di berbagai daerah masih membutuhkan pertolongan karena masih ada yang hidup pas pasan. Demikianlah yang di alami seorang Janda tua Fakir miskin di daerah Bekasi. Pada kesempatan ini POLRI dengan jajaran Polrestro Bekasi melaksanakan kegiatan Bakti Sosial tadi pagi sekiranya pukul 09.30 Wib tanggal 26 Agustus 2017. Kapolrestro Bekasi bersama Wakapolrestro Bekasi, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Binmas, Kapolsek Bungin, Danramil Bungin, Camat Bungin, Kades Jaya Laksana, Toga dan Tomas Jaya Laksana dan Ibu Bhayangkari Polrestro Bekasi.

Pada kesempatan ini, seorang Janda Tua bernama Asiah dengan usia 75 tahun mendapatkan perhatian dari Polrestro Bekasi yang melakukan Bakti Sosial Bedah Rumah. Nenek Asiah janda yang cacat lumpuh kaki sebelah kanan akibat kecelakaan. Nenek Asiah tinggal di rumah / gubuk dengan ukuran 4 X 4 dalam kondisi yang tidak layak untuk ditempati selama lebih 35 tahun. Nenek Asiah memiliki 1 Anak laki laki yang keadaannya juga dalam kesulitan hidup.

Kapolrestro Bekasi didampingi Wakapolrestro Bekasi melaksanakan Bakti Sosial dalam rangka Bedah Rumah milik Nenek Asiah dan Peletakan batu pertama yang bertempat di Ds. Jaya Laksana Kp. Kandang Sapi Kec. Cabang Bungin.
Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang tidak mampu dan sekaligus dalam rangka memperingati  HUT Bhayangkara ke-71, HUT Kemerdekaan Indonesia ke -72, HUT Polwan ke-69 dan HKGB ke 65.

“Semoga dengan bantuan ini, masyarakat di wilayah hukum Polrestro Bekasi bisa merasakan kebahagian dan pembangunan rumah ini di rencanakan selesai pada tanggal 3 September 2017”, tutur Kapolrestro Bekasi.

Sementara Ibu Bhayangkari memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako bagi warga masyarakat setempat. Masyarakat berbahagia dan bahkan ada sampai menetes air mata atas bantuannya dari Polisi ini. “Selanjutnya kami akan banyak melaksanakan kegiatan bakti sosial, karena masih banyak masyarakat yang kekurangan”, tutur Ibu Ketua Bhayangkari Polrestro Bekasi.

Sumber : Pimpinan detik.in M. Khoirul Amin



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vy5FBa
via IFTTT

Bersama Ketua Bhayangkari Cabang, Kapolres Mojokerto Pimpin Pertemuan Rutin Bhayangkari

detik.in – Mojokerto | Melaksanakan kewajiban sebagai pembina bhayangkari cabang Mojokerto, Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. pagi ini Sabtu (26/8/17) sekitar pukul 09.30 WIB bertempat di gedung bhayangkari polres mojokerto jln.Pahlawan Kota Mojokerto. Mengikuti pertemuan rutin bhayangkari cabang Mojokerto untuk memberikan petunjuk dan arahan.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh pengurus bhayangkari ranting, polsek dan bhayangkari cabang Mojokerto dibawah pimpinan Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Ny.Evi Leonardus.

Dalam sambutannya Kapolres pesan, sebagai seorang bhayangkari mengemban 3 peran yaitu peran pribadi bagaimana kita hidup, menempatkan diri dan bersosialisasi, peran terhadap keluarga menempatkan diri kepada suami dan anak- anak dan peran terhadap masyakarat bagaimana kita bergaul bermasyarakat.

“Karena perlu di ingat apa yang ibu ibu perbuat akan membawa juga nama bapak nya dan lebih besar lagi membawa nama baik institusi polri ini,” tuturnya. (dwa)



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2wwIiwd
via IFTTT

Polres Tanjungpinang Sektor Tanjungpinang Barat Bhabinkamtibmas : “Siap Dalam Kepedulian Pada Masyarakat Kena Bencana”


Detik.in, Tanjungpinang Barat – Sinergitas Polisi Republik Indonesia, Kementrian Pusat/Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pada dan Tokoh masyarakat Lurah, RT dan RW bersama sama bekerja untuk kesejahteraan masyarakat kota Tanjungpinang. Sehingga apapun permasalahan dan solusi akan dapat teratasi pada masyarakat. 

Dalam hal ini, elemen elemen bersatu untuk melaksanakan kegiatan kemasyarakatan hari Jumat Tanggal 25 Agustus 2017 pukul 10.00 wib. Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpunang Kelurahan Kemboja BRIPKA AGUS PRABOWO Mendampingi Tim Kementrian SATGAS pemberdayaan perempuan dan anak, Kementrian Pusat, Pemberdayaan Provinsi Kepri dan Pemberdayaan Kota Tanjungpinang, Lurah beserta perangkat RT / RW melaksanakan pembagian bantuan /santunan (dispenser, rice cooker, baju dan sembako) kepada korban musibah Kebakaran jl. Teladan gg. Gurindam 6 Tanjungpinang yang terjadi pada bulan Juli 2017. 

Masyarakat koban kebakaran sangat antusias dan berbahagia bahkan ada yang meneteskan air dengan acara ini, karena merasa di perhatikan sebagai rakyat Indonesia. Masyarakat kota Tanjungpinang mengucapkan banyak terima kasih pada elemen elemen yang memberikan bantuan. 

Dalam kesempatan akhir acara tersebut, elemen elemen menyampaikan hal hal untuk masyarakat yaitu :

1. Kementrian pemberdayaan perempuan dan anak menyampaikan,”Turut berduka atas musibah yang terjadi, semoga selalu di beri Kesehatan dan Lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan terhadap barang bantuan yg diberikan, janganlah dilihat dari apa yang diberikan, akan tetapi liatlah dari ketulusan dan kepedulian kami dan semoga apa yg telah diberikan bisa bermanfaat.

2. Ketua RW mewakili korban kebakaran menyampaiakan, “Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Tim Pemberdayaan perempuan dan anak atas bantuan dan kepedulian terhadap warga jl. Teladan korban musibah kebakaran, semoga apa yg telah diberikan kepada korban bisa dipergunakan untuk kebutuhan hidup korban. Dan terima kasih juga kepada Bhabinkamtibmas yg selalu ada pada saat kondisi apapun, baik berbaur dengan warga, membantu memadamkan api, menjaga lokasi kebakaran dan mendampingi warga di saat warga membutuhkan bantuan.

3. Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat menyampaikan, “Ucapan terima kasih kepada Tim Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang telah peduli kepada warga korban musibah kebakaran, semoga apa yg telah di berikan bisa bermanfaat kedepannya. Terhadap para korban musibah kebakaran agar dikemudian hari lebih berhati hati pada saat meninggalkan rumah, apabila rumah dalam keadaan kosong untuk mematikan semua aliran listrik, kompor maupun yg bisa menyebabkan terjadinya kebakaran, karena jika telah terjadi kebakaran di sekitar rumah pelantar tidak mudah untuk memadamkannya. Dan apabila ada hal hal yg terjadi sekitar jl. Teladan maupun di Kelurahan kemboja segera hubungi Bhabinkamtibmas. 
“Alhamdulillah dalam acara ini situasi Kamtibmas berlangsung aman dan terkendali”, tutur Bhabinkamtibmas Bripka Agus Prabowo.
Sumber/Penulis : Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat Bripka Agus Prabowo.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vxtRUt
via IFTTT

Friday, August 25, 2017

Pertamini , Dulu dihina sekarang jadi rebutan ditengah pusaran G-LITE vs PERTALITE . . . .

Analisa : Aldy Lazuardy
Ketua UKM Pertamini Indonesia

Ketika anda mendengar kata PERTAMINI apa yang anda bayangkan ? pasti sebuah konsep bensin eceran masa kini yang saat ini sedang trend di perbagai daerah .
Iya, bensin eceran yang dulu botolan kini menjelma menjadi sebuah bisnis kreatif yang banyak dilirik pengusaha kecil dan menegah . konsep bisnis yang sebenarnya sederhana menjadi polemik di masyarakat karena regulasi atau payung hukum yang belum jelas .
Sama halnya dengan GOJEK ( ojek online ) 2 tahun yang lalu .sebuah konsep sederhana mengubah performance ojek yang dulu terkesan kumuh dan terpinggirkan kini berubah menjadi ojek yang rapi,professional dengan standar helm, jaket yang elegance dan menggunakan tehnologi berbasis aplikasi android , sayangnya GOJEK dibenturkan dengan undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan, Peraturan Pemerintah nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan , terus bagaimana dengan Pertamini ? sama halnya GOJEK karena merupakan industri kreatif Pertamini juga dibenturkan dengan UU MIGAS NO.22 tahun 2001 tentang minyak dan melanggar peraturan BPH MIGAS 06/2015 tentang sub penyalur bbm , padahal kita tau bahwa bensin eceran sudah ada sejak jaman kakek nenek moyang kita dulu .


Kini akan hadir BBM jenis baru G-lite sebuah bahan bakar minyak dengan Ron 90 ( sama dengan Pertalite) yang akan hadir di masyarakat dengan mengusung legalitas dan ijin yang terverifikasi ( sesuai Ditjen migas ) yang pastinya bisa mematahkan peraturan bph migas 06/2015 tentang sub penyalur jadi sia sia bikin aturan , dengan konsep bisnis mikro yang sudah dihadiri lebih dulu oleh pertamini sebagai pemain bensin eceran , apakah pertamini bisa mati ? bisa iya bisa tidak , tergantung arah angin , yang pasti saat ini pun banyak sekali pemilik spbu yang mulai resah karena pendapatannya bakalan turun, bagaimana tidak saat ini banyak sekali spbu pertamina yang tergantung dengan pertamini bensin eceran dalam penjualannya . kalo penjual bensin eceran tidak boleh lagi membeli Pertalite di spbu dan harus membeli G-lite sebagai bbm eceran tentunya sangat pengaruh terhadap omset spbu pertamina .
Dua Buah kekuatan besar ( big capital ) akan bertarung , G-lite yang di miliki PT.Garuda Mas Energi yang bekerja sama dengan Hiswana Migas dan Pertalite yang dipasarkan pengusaha spbu pertamina yang pasti berpengaruh pada tata niaga nya . Apapun yang terjadi keduanya mempunyai asset jutaan dollar , sedangkan kami para pelaku ukm pertamini Cuma punya jutaan penderitaan . Tidak akan berhenti disitu sebentar lagi PT.Patra Niaga yang merupakan anak usaha pertamina,tbk juga akan meluncurkan SPBU MINI dan SPBU MOBILE nya , wuuih makin rame bisnis bbm kita , harapan kami bagaimana pertamini bisa eksis demi untuk mencukupi kebutuhan hidup yang semakin sulit ini , kami juga bingung di tengah pusaran Kapitalis negeri ini , kami Cuma penggerak ekonomi kerakyatan mewujudkan kewirausahaan mandiri sesuai arahan pemerintah, semoga tulisan saya ini nyampek ke Presiden Jokowi yang punya pikiran simpel “ Yang penting Rakyat bisa makan hidup tenang “ .

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2w5QEtZ
via IFTTT

Selalu Ribut, Para Napi Kerobokan Dipindah Ke Nusa Kambangan

Detik.In, – Sebanyak 10 orang narapidana (napi) yang menghuni Lapas Klas IIA Kerobokan dipindahkan ke Lapas Klas I Batu, Nusa Kambangan, Jawa Tengah pada Jumat (25/8) malam.

Rencana awal, ada 12 napi namun diputuskan hanya 10 napi saja yang dipindahkan dengan pengawalan ketat anggota Brimob melalui jalur darat.

Seluruh napi yang dipindahkan ini disinyalir jadi biang pemicu keributan yang terjadi selama ini di dalam Lapas terbesar di Bali yang beralamat di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kerobokan Badung, tersebut.

Mereka lima di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) dan lima orang lagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kegiatan pemindahan para napi ini, dipimpin Direktur Sabhara Polda Bali Kombes I Gusti Bagus Suteja didampingi Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, S.I.K. dan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, S.I.K.

Untuk menjamin keamanan, Polda Bali menerjunkan 217 personel dari Direktorat Sabhara, Satuan Brimob, Direktorat Kriminal Khusus Polres Badung, Polres Bangli dan Polsek Kuta Utara.

Para napi yang ‘terpilih’ kemudian diangkut menuju Lapas Nusa Kambangan dengan menumpang bus dan dikawal 36 personel terdiri Tim Sabara dan Satuan Brimob Polda Bali.

Napi yang dipindah terlibat kasus narkotika, pencucian uang dan kasus pembunuhan berencana dengan vonis di atas lima tahun penjara.

Sedangkan lima warga asing dari India, New Zealand, dan negara Eropa Timur termasuk yang sempat kabur dari Lapas Kerobokan yaitu Sayed Mohammed Said dan Dimitar Nikolov Iliev.

“Pemindahan ini terkait dengan masalah kapasitas di Lapas Kerobokan,” kata AKBP Rudi Setiawan, Jumat (25/8).

Sementara ditemui terpisah, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, pemindahan narapidana merupakan permintaan Kemenkumham Bali kepada Polda Bali sebagai timbal balik kaburnya empat orang napi dari Lapas Kerobokan beberapa waktu lalu.

“Kita lihat bahwa pelarian empat narapidana itu karena masalah manajemen di dalam dan juga ada preasure (tekanan) dari masing-masing atau dari narapidana,” ucap Kapolda.

Jenderal asal Manado ini menegaskan, pemindahan narapidana merupakan bagian dari proses pembinaan. Tujuannya adalah untuk memutus rantai jaringan narkoba ataupun kejahatan lain dari dalam Lapas Kerobokan.

“Kembali lagi yang saya katakan ini dalam rangka pembinaan tidak ada lagi yang dikatakan akan bisa dikontrol dari lapas baik peredaran narkoba maupun kejahatan street crime dan premanisme. Ini yang saya jaga,” tegasnya.

Adapun 10 nama napi yang dilayar ke Lapas Nusa Kambangan yaitu Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi, Sayed Mohammed Said, Bahman Mirzaei, Chang Cheng Weng bin Chang Ling Hong, Jose William Salazar Ortiz, I Wayan Robin alias Jero bin I Made Murta, I Ketut Suarmayasa bin Wayan Karta, I Nyoman Wiryawan alias Man Crazy bin Wayan Doble, I Komang Tresna Wijaya dan I Wayan Luwes.

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2ve95xR
via IFTTT

Mabes Polri Lakukan Mutasi, Kapolda Riau, Irjen Pol. Zulkarnain Di Mutasi Ke Sumsel

Detik.In, – Mantan Kapoltabes Banda Aceh yang juga Kapolda Riau, Irjen Pol. Zulkarnain dipromosi menjadi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Mutasi tersebut, sesuai Surat Telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian,  Nomor: ST/2023/VIII/2017, tanggal 25 Agustus 2017. Surat Telegram Kapolri ditandatangani AS SDM Kapolri, Irjen Arief Sulistiyanto.

Mutasi kali ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengeser sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).

Diantaranya 23 jenderal posisi, termasuk lima Kapolda yaitu, yakni Kapolda Jabar, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Kapolda Riau, Kapolda Sulbar, dan Kapolda Lampung.

Sementara, Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S Djambak yang sempat dikabarkan akan mendapat promosi jabatan di Mabes Polri, tidak masuk dalam daftar mutasi.

Sementara Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakalemdiklat.

Posisi Kapolda Jabar akan diisi oleh Irjen Agung Maryoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumsel.

Jabatan Kapolda Sumsel yang ditinggalkan Irjen Agung akan diisi oleh Irjen Zulkarnain yang sebelumnya menjabat Kapolda Riau.

Jabatan Kapolda Riau yang ditinggalkan Irjen Zulkarnain akan dijabat oleh Irjen Nandang yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulbar.

Sedangkan jabatan Kapolda Sulbar yang ditinggalkan Irjen Nandang diisi oleh Brigjen Baharuddin yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.

Jabatan Kapolda Lampung akan diisi oleh Irjen Suroso yang sebelumnya menjabat Pati Baintelkam Polri.

Selain lima kapolda, lima wakapolda juga ikut diganti, yakni Wakapolda Metro Jaya, Wakapolda Sumsel, Wakapolda Lampung, Wakapolda Gorontalo, dan Wakapolda Papua Barat.

“Dimohon kepada jenderal agar para pati/pamen Polri tersebut diperintahkan untuk segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari, terhitung mulai tanggal ditetapkan keputusan mutasi dan melaporkan pelaksanaannya,” demikian tulis Arief Sulistiyanto dalam Surat Telegram tersebut.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2gc4ANt
via IFTTT

Hampir 2000 Pil Ekstasi dan Sabu Nyaris Mencair Dibuang Ke Parit

Detik.In, Pekanbaru – Dua kilogram narkotika jenis sabu dan 1.988 butir pil ekstasi asal Malaysia nyaris mencair dalam parit setelah dibuang dua pemuda di Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, bernama Hendri dan Buyung Zulfikar.

Namun, barang haram bernilai miliaran rupiah itu diselamatkan sebagai barang bukti.

Mekanik bengkel dan buruh bangunan itu panik melihat sejumlah personel Unit Reserse Kriminal Polsek Bantan yang menghentikannya.

Keduanya lalu dibawa ke Mapolsek untuk pengusutan lebih lanjut.

“Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan kedua tersangka,” kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Jumat (25/8/2017).

Guntur menerangkan, pengungkapan itu berawal dari informasi masuknya sabu dan ekstasi dalam jumlah besar dari Malaysia ke Pelabuhan Bantan.

Petugas selanjutnya menyelidiki dengan mengintai gerak-gerik kedua pelaku.

Hasil penyelidikan, kedua tersangka terlihat mengambil sebuah paket dari Malaysia.

Mereka lalu pergi membawa paket memakai sepeda motor Honda Vario BM 4783 DD.

“Kepolisian membuntuti pelaku dan menghentikannya di Desa Muntai Barat,” ucap Guntur.

Saat dihentikan petugas, dua pemuda berusaha membuang bungkusan yang dibawanya ke dalam parit.

Mereka ditangkap sementara barang bukti nyaris tenggelam dalam air.

Namun , petugas berhasil mengambilnya.

Hasil pemeriksaan, paket itu berisi dua bungkusan berisi sabu seberat dua kilogram dan lima bungkus plastik bening yang berisi 1.988 butir pil ektasi.

Semuanya, termasuk dua pemuda itu, dibawa ke Mapolsek untuk pengusutan lebih lanjut.

Turut pula disita sebuah sepeda motor, dua ATM BRI, dua ATM Mandiri, satu ATM BCA, sebuah HP lipat, sebuah HP Samsung S5, sebuah HP Nokia, dan sebuah HP Lenovo.

“Keduanya merupakan jaringan narkotika internasional Malaysia. Pelaku berencana membawa sabu dan ekstasi ini untuk diedarkan ke Pekanbaru,” kata Guntur.

Saat ini, petugas tengah mengembangkan temuan ekstasi tersebut untuk mencari tahu siapa penerima barang di Pekanbaru.

Koordinasi dengan Mapolda Riau sudah dilakukan untuk mengungkap jaringan ini.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2wvxCy0
via IFTTT

Unik … Kapolda Metro Buka Dompet Belikan Baju Anggota Saat Inspeksi

Dibalik sikap tegasnya, diam-diam Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis, memiliki sifat murah hati dan welas asih terhadap sesama. Tak terkecuali bagi anggotanya.

Hal itu terekam saat Kapolda Metro Jaya memberikan uang kepada salah seorang anggota Shabara Polres Jakarta Barat yang terlihat mengenakan seragam polisi yang warnanya sudah sedikit kusam

Peristiwa unik itu terjadi saat Kapolda Metro Jaya tengah melakukan inspeksi pasukan di halaman Mapolres Jakarta Barat, Selasa pagi (22/8). Kedatangan Kapolda Metro Jaya di kantor Polres yang dipimpin Kombes Pol. Kombes Pol. Roycke Harry, itu dalam rangka menghadiri peluncuran Aplikasi Sigahtan.

 

 

Namun, d luar skenario, saat Kapolda menyalami dan menanyakan satu persatu personel Shabara Polres Metro Jakarta Barat, masih berbaris rapi, seketika berhenti di hadapan salah seorang anggota Shabara Polres Jakbar, bernama Bripda ?Rizky Nur.

 

Kapolda sempat memperhatikan seragam yang dipakai Rizky Nur yang warnanya sudah terlihat sedikit kusam. Dialog pun terjadi di antara keduanya. Tiba-tiba di tengah dialog dan secara spontan, Irjen Pol. Idham Azis merogoh dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan langsung memberikannya kepada Bripda Rizky Nur.

 

 

Berikut video dialog dan pemberian uang oleh Kapolda Metro Jaya kepada Bripda Rizky Nur:

Kapolda : Sudah berapa lama kamu dinas?
Bripda Rizky Nur : Siap, dua tahun Jenderal

Kapolda : Ini kamu pakai baju yang jatah?
Bripda Rizky Nur : Iya siap, Jenderal

Kapolda Metro Jaya : Ini saya kasih sedikit, kamu beli baju seragam yang baru ya.
Bipda Rizky Nur : Siap, terima kasih Jenderal.

 

SaveSave



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vw3uhE
via IFTTT