Pages

Thursday, July 6, 2017

Detik Berita: Tabung Gas Meledak di Kebayoran Lama, 3 Orang Luka Bakar

Tabung gas ukuran 3 kilogram meledak di sebuah rumah warga di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa yang terjadi di rumah kontrakan milik Alamsyah itu terjadi pada Kamis 6 Juli 2017 sekira pukul 7.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta menjelaskan, setidaknya ada tiga orang warga mengalami luka bakar akibat insiden meledaknya gas berbentuk melon tersebut.

“Korban jiwa satu, Ibu Mega dan dua anaknya,” ungkap Kompol Purwanta saat dikonfirmasi, Kamis (6/7/2017).

Kompol Purwanta melanjutkan, semua korban sudah berhasil dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Yadika, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan untuk mendapatkan perawatan medis. “Korban sudah dibawa ke RS terdekat,” jelas Kompol Purwanta.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2uO6vJX
via IFTTT

Detik Berita: Polresta Bandara Soekarno Hatta Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Berbagai Jenis

Detik Berita: Terima Kasih Satgas Pangan!! Harga Sembako 2017 Lebih Baik Dari Tahun Sebelumnya

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan sedikitnya ada 212 kasus yang berhasil diungkap oleh tim Satgas Pangan dalam kurun waktu 7 Mei sampai dengan 5 Juli 2017. Kapolri menilai tim yang dipimpin oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto tersebut telah berhasil menjalankan tugasnya.

“Mengenai indikator keberhasilannya sekiranya karena harganya stabil. Yang penting tidak terjadi inflasi. Total semuanya ada 212 kasus. Yang berhubungan bahan pokok ada 105, yang non bahan pokok itu 107. Jadi 212 kasus yang kita sudah tangkap bersama-sama satgas gabungan ini,” ungkap Kapolri.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Pangan bekerjasama dengan KPPU, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian dan intansi terkait lainnya dengan tujuan untuk menekan angka kecurangan dalam hal distribusi pangan, harga pangan dan kualitas pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2017.

Kapolri mengatakan, keberhasilan tim ini tidak luput dari peran penting dari komando tertinggi satgas ini dipegang oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dalam kesempatannya, Amran Sulaiman menyampaikan sejak dibentuknya Satgas Pangan, seluruh warga Indonesia merasakan stabilitas harga, sekalipun di momen jelang hari Raya Idul Fitri. Terakhir, Mentan Amran berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Satgas Pangan



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sPhuBI
via IFTTT

Detik Berita: Polri Lakukan Penyelidikan Terkait Teror Terhadap Polsek Kebayoran Lama

Kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait teror terhadap Mapoolsek Kebayoran Lama dengan pemasangan bendera ISIS dan surat kaleng berisi ancaman. Setelah memeriksa sejumlah saksi, kini dalam perkembangannya penyidik melakukan pemeriksaan rekaman CCTV.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, barang bukti yang ditemukan termasuk CCTV telah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri. Total ada lima CCTV yang diperiksa. “Sejauh ini kami dapat lima CCTV. Gambarnya sedang diambil dibawa ke Labfor. Karena situasi agak gelap, jadi supaya lebih terlihat jelas,” kata Kombes Iwan.

Menurutnya, lima CCTV itu didapat antara lain dari Polsek Kebayoran Lama, kantor Kecamatan, dan beberapa Gedung di sekitar lokasi kejadian. Dia belum mau merinci berapa terduga pelaku yang terekam CCTV.

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2usXqH8
via IFTTT

Detik Berita: Densus 88 AT Identifikasi Video Berkonten Radikal Di Medsos

Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror tengah melakukan identifikasi atas orang-orang yang terlihat di dalam video berkonten radikal yang tersebar di media sosial.

“Teman-teman dari Densus akan melakukan penyelidikan pengungkapan itu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo.

Irjen Pol Setyo juga meminta masyarakat berperan aktif dalam pencegahan pertumbuhan paham radikalisme. Kadiv Humas Polri ingin publik juga mendukung kinerja polisi dalam hal tersebut.

“Kembali lagi kepada ketahanan masyarakat, artinya masyarakat ini bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memberi informasi karena yang tahu persis (video radikal) itu adalah masyarakat. Di tengah-tengah masyarakat, mereka hidupnya,” ujarnya.

Irjen Pol Setyo berharap masyarakat proaktif melaporkan temuan hal-hal janggal di sekitarnya karena saat ini tak seluruh masyarakat peduli terhadap hal tersebut.

“Seperti di Medan, ada bendera ISIS di rumah seseorang, itu tidak ada yang memberi informasi kepada aparat keamanan,” ucapnya.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tUqURt
via IFTTT

Detik Berita: Kasau Dianugerahi Bintang Bhayangkara Utama Dari Kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Drs M.Tito Karnavian, MA, PhD, memimpin upacara penganugerahan tanda kehormatan, Bintang Bhayangkara Utama, Rabu (05/07/2017).
Upacara penganugerahan yang dilaksanakan di rupatama Mabes Polri dihadiri Kasad, Kasal, para pejabat utama Mabes Polri, pejabat utama Mabes AU, Komisioner Kompolnas dan para pati di luar struktur Polri.

penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 56/TK/Tahun 2017 tanggal 9 Juni 2017, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP.
Tanda kehormatan ini diberikan kepada warga negara Indonesia bukan anggota Polri yang telah berjasa besar dalam kemajuan dan pengembangan kepolisian.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tsHHrO
via IFTTT

Sosialisasi Ancaman Terorisme Dan Pencegahan Oleh Kapolres Jember Dan BNPT Pusat

JEMBER – Acara Sosialisasi Terorisme dan Pencegahannya diselenggarakan di Hotel New Sari Utama Jember dengan pembicara Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK MH dan BNPT (Badan Nasional penanggulangan Terorisme) Pusat Jakarta Brigjen Polisi Ir. Hamli. Dihadiri Bupati Jember, Muspida, Muspika, elemen masyarakat, pemerintah dan TNI, Ulama dan Kyai dari Pondok pesantren se Kabupaten Jember, Rabu 06/07

Dalam sambutannya, kapolres Jember mengatakan bahwa dalam upaya mencegah berkembangnya paham-paham radikalisme yang mengarah kepada terorisme, kata dia, sangat perlu untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan upaya pencegahan terorisme serta penyebaran paham radikal

Kapolres juga minta seluruh anggotanya untuk tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sebagai upaya untuk membentengi diri dari tindakan tercela dan selalu berjalan pada koridor yang benar dan jauh dari paham radikalisme.

Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo juga meminta agar masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan radikalisme dengan melaporkan jika ada orang mencurigakan pada lingkungan masing-masing.

“Segera laporkan jika ada gerak gerik mencurigakan dan orang-orang tidak dikenal dalam lingkungan masing-masing. Agar bila ada ancaman terorisme bisa segera dicegah,” kata AKBP Kusworo Wibowo, SIK.

Sambutan kedua, Ketua MUI kabupaten Jember Prof. dr Halim Subahar mengatakan agar selalu waspada dengan adanya teroris. Kepolisian bertugas untuk menangkap para teroris tersebut.

Usai acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan penolakan Terorisme serta paham Radikal oleh Kepala desa se Kabupaten Jember serta Kyai se kabupaten Jember. (agus)
“Ulama dan Kyai dihimbau memberi pemahaman-pemahaman keagamaan kepada santri dan masarakat, agar tidak terjerumus ke dalam kelompok-kelompok radikal di Indonesian dan negara negara lain seperti Filipina, Korea, Hongkong dan Malaisya,” tegas profesor Bahar (tag)

 

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sIJax3
via IFTTT

71 Anggota Polda Metro Jaya Naik Pangkat Di Hari Jadi Bhayangkara Ke-71

Jakarta, Detik.in – Setiap tahunnya pada hari jadi Bhayangkara anggota Polri mendapatkan kenaikan pangkat. Di HUT Bhayangkara ke-71 kali ini, Polda Metro Jaya menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada 71 anggotanya.

“Total ada 71 anggota yang mendapat kenaikan pangkat dan 49 orang PNS,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa (4/7).

Upacara kenaikan pangkat tersebut digelar di Markas Polda Metro Jaya pada Selasa (4/7), dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan. Dalam sambutannya, Iriawan berpesan agar anggota memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.

Dari 71 anggota tersebut, 1 orang naik pangkat menjadi Kombes yakni Kepala SPN Polda Metro Jaya Ady Wibowo, yang sebelumnya berpangkat AKBP. Sementara dari pangkat Kompol menjadi AKBP sebanyak 6 orang.

Selanjutnya, 6 orang yang semula berpangkat AKP menjadi Kompol. Kemudian yang naik pangkat menjadi Ipda sebanyak 6 orang, 1 orang naik jadi Aiptu, 29 orang menjadi Aipda, 3 orang menjadi Bripka, 2 orang menjadi Briptu dan 13 orang menjadi Brigadir.

Di hari yang sama, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga menggelar upacara korps raport bagi 3 anggotanya. Mereka dinaikkan satu pangkat lebih tinggi, yakni Aipda Aminudin, Brigadir Doni dan Brigadir Leo Sinambela.

Ketiganya mendapatkan kenaikan pangkat atas dedikasisnya sebagai anggota Polri yang bekerja dengan rajin, tidak pernah bolos dan beretika baik. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Robertus Yohanes De Deo yang memimpin upacara kenaikan pangkat tersebut berpesan kepada anggotanya untuk lebih meningkatkan lagi kinerjanya sehingga menjadi polisi yang dicintai dan dipercaya oleh rakyat.

“Kenaikan pangkat bukan hanya hak anggota Polri, bahwa kenaikan pangkat juga diberikan karena ada prestasi dan dedikasi, prestasi

Kenaikan pangkat ini dijadikan motivasi semangat ke depannya dalam bertugas,” ujar Robertus.

Upacara kenaikan pangkat tersebut dilanjutkan dengan acara halal bihalal di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok yang diikuti oleh Wakapolres Kompol Muhamad Dafi Basromi dan anggota jajaran Polsek di Polres Pelabuhan Tanjung Priok. (Donny).



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2uN8dvn
via IFTTT

Polri Masih Investigasi Terhadap Penyimpangan Penerimaan Taruna Akpol

Jakarta, Detik.in – Polri tengah menyiapkan beberapa langkah berkaitan dengan dugaan penyimpangan penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Jawa Barat (Jabar). Proses penerimaan itu memang sempat ricuh beberapa waktu lalu.

“Yang pertama, dikembalikan kepada format semula. Jadi yang memang rankingnya baik, bagus itu yang berhak mau ke tahap seleksi tingkat pusat. Jadi distratakan kembali. Yang memang ranking 1 sampai dengan kuota, itu yang dimajukan,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Rikwanto kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/7).

Selanjutnya, dikatakan Rikwanto, Polri akan melakukan investigasi dan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya indikasi ‘permainan’ dalam proses seleksi Akpol di Jabar.

“Kemudian yang kedua, indikasi adanya permainan di sana, ini tetap dilakukan penyelidikan tim investigasi yang sudah ada di sana,” ucap Rikwanto.

Rikwanto berjanji, Polri akan menyampaikan hasilnya tersebut setelah tim investigasi selesai melakukan penyelidikan. “Nanti hasilnya apa, apakah ada yang terlibat, apakah ada yang bermain dengan fakta-faktanya akan disampaikan kemudian setelah tim selesai lakukan investigasi,” katanya.

Sebelumnya, beredar video kericuhan penerimaan anggota Polri di Polda Jabar. Sejumlah orang tua melayangkan protes, terutama terkait dengan kebijakan Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan yang tertuang dalam keputusan Kapolda Jabar Nomor Kep/702/VI/2017, yang dikeluarkan pada 23 Juni 2017.

Dalam keputusan Kapolda tersebut, diatur pedoman penerapan persentase kelulusan tingkat panitia daerah (panda) bagi putra-putri daerah dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu (Akpol, Bintara, Tamtama) TA 2017 Panda Polda Jabar.

Dalam keputusan Kapolda Jabar itu, hasil kelulusan sementara sebanyak 35 pria dan 4 wanita dengan kuota 13 putra daerah dan 22 orang non-putra daerah. Namun, setelah melewati tahap seleksi, hanya 12 putra daerah dan 11 orang non-putra daerah yang diterima.

Saat ini ada 27 calon taruna dan 4 calon taruni yang dinyatakan lulus untuk seleksi di Polda Jabar. Seleksi tahap lanjutan kepada calon taruna dan taruni terpilih akan dilaksanakan pada 13 Juli 2017 di tingkat pusat.

Anton sendiri membantah telah mengeluarkan SK tersebut. Namun Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bila Anton mengakomodasi aspirasi orang tua calon soal prioritas putra-putri daerah. Atas hal tersebut, Tito pun menegur Anton. (Donny).



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sOWDhW
via IFTTT

Istri Jenderal Tampar Petugas Di Bandara, Kemenhub Akan Ambil Langkah Hukum

Jakarta, Detik.in – Kementerian Perhubungan Agus Santoso menanggapi sikap penumpang yang menampar seorang petugas wanita Aviation Security (Avsec) di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Menurut Agus ini sebuah gangguan dan pihaknya tidak segan untuk mengambil langkah hukum bagi yang bersangkutan.

“Selaku regulator penerbangan nasional akan melindungi petugas penerbangan yang sedang bertugas. Bagi siapa saja yang mengganggu para petugas penerbangan yang sedang melaksanakan tugasnya, kita tidak segan mengambil langkah hukum bagi yang bersangkutan,” ujar Agus dalam keterangan tertulis berjudul ‘Kemenhub Akan Mengambil Langkah Hukum Pada Siapa Saja yang Mengganggu Petugas Penerbangan, Kamis (5/7).

Petugas penerbangan dilindungi oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Petugas ini termasuk semua petugas baik dari regulator dan operator seperti maskapai, bandara, serta Airnav.

“Penamparan tersebut merupakan representasi pelecehan terhadap semua petugas penerbangan, bukan hanya pada petugas Avsec saja,” ucap Agus.

Menurutnya semua petugas penerbangan termasuk Avsec bekerja berdasarkan standar prosedur operasi yang baku dan dilindungi Undang-undang. Dia juga mengatakan bahwa tindakan tersebut termasuk kasus pidana.

Agus meminta para petugas penerbangan tidak surut dan takut dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Dia juga menyampaikan agar semua pihak penerbangan baik regulator maupun operator bekerja sama dalam melakukan sosialisasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan dan keamanan penerbangan.
“Kejadian tersebut terekam CCTV bandara sehingga mudah diketahui, kami akan melaporkan ke pihak hukum yang berwajib” jelas Agus.

Kepala Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara (KP3U) Bandara Sam Ratulangi sudah membuat laporan dan selanjutnya akan di BAP. Sedangkan petugas Avsec telah menjalani visum guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Asalkan mereka menjalankan tugasnya sesuai standar prosedur yang berlaku, kami akan lindungi. Sosialisasi juga perlu dilakukan agar masyarakat menjadi sadar pentingnya keselamatan dan keamanan dalam penerbangan,” tutup Agus.

Peristiwa penamparan itu terjadi di Bandara Sam Ratulangi Manado pada Rabu (5/7) pukul 07.46 WITA kemarin. Usut punya usut, penampar berinisial JOW itu adalah istri dari perwira tinggi Polri yang yang bertugas di Lemhanas. (Donny).



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tjLp8r
via IFTTT